Breaking News

Gotong Royong dan Berkorban tanpa Pamrih harus Direvitalisasi

Peringatah HKSN dan HDI di Sumbawa. 


Sumbawa, Berita11.com— Sejumlah atraksi kesenian yang dilakoni siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) Sumbawa memeriahkan Hari Disabilitas Internasional dan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional yang digelar Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa, Senin (19/12/2016) di Sumbawa.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa Tri Karyati S.Sos mengatakan, peringatan Hari Disabilitas Internasional dan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional  bertujuan untuk mengembangkan wawasan masyarakat tentang pesoalan-persoalan yang terjadi berkaitan dengan kehidupan para penyandang disabilitas. Harapan lainnya meberikan dukungan untuk meningkatkan martabat, hak dan kesejahteraannya.

Menurut dia, sejumlah persoalan itu  erat kaitannya dengan hari kesetiakawanan sosial. Dimana nilai budaya bangsa  sudah terbukti dalam sejarah, karena mampu mengusir penjajah dari Indonesia. Jiwa dan semangat kebersamaan, kegotongroyongan, kekeluargaan, dan kerelaan berkorban tanpa pamrih yang tumbuh di dalam masyarakat harus direvitalisasi dan didayagunakan dalam kehidupan berbangsa.

“Gerakan peduli dan berbagi oleh, dari, dan untuk masyarakat maupun bersama, kegotongroyongan dan kekeluargaan tersebut harus dilakukan secara terencana, terarah, dan berkelanjutan menuju terwujudnya Indonesia sejahtera,” katanya seperti dikutip Kabag Humas dan Protokol Setda Kabupaten Sumbawa, Rachman Ansori, S.Sos, M.SE.

Dikatakannya, wujud kebersamaan itu diharapkan  dapat mengatasi permasalahan sosial di antaranya kemiskinan, keterlantaran, ketunaan sosial, ketepencilan, kebencanaan (5K). Nilai kesetiakawanan, juga diharapkan mampu menjadi daya ungkit untuk mempercepat pengentasan masyarakat dari kemiskinan.

Sebelumnya, untuk memeriahkan  Hari Disabilitas Internasional dan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional, beberapa kegiatan yang telah dilaksanakan oleh Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa diantaranya kegiatan donor darah, penyaluran bantuan kepada lansia dan penyandang disabilitas berupa jaminan hidup, penyaluran bantuan sembako serta penyaluran alat keterampilan.

Wakil Bupati Sumbawa Drs. H. Mahmud Abdullah mengatakan, peringatan Hari Kesetikawanan Sosial Nasional (HKSN)yang diselenggarakan pada 20 Desember setiap tahun merupakan ungkapan rasa sukur dan hormat atas keberhasilan seluruh masyarakat Indonesia dalam menghadapi ancaman bangsa lain yang ingin menjajah.

Melalui peringatan HKSN  diharapan dapat menjadi alat pengungkit untuk menggerakkan kembali nilai-nilai kesetiakawanan sosial yang ada di masyarakat yang dilaksanakan di tingkat pusat, propinsi dan kabupaten/kota.

‘’Untuk kita ketahui bersama bahwa kesetiakawan sosial adalah nilai sikap dan prilaku sosial yang mengatur hubungan sosial antara warga satu dengan warga lainnya, dengan menumbuhkan sikap dan tindakan saling perduli dan berbagi yang dilandasi oleh kerelaan, kesetiaan, kebersamaan toleransi dan kesataraan  guna meningkatkan harkat martabat dan harga diri  setiap warga Negara Indonesia,” kata Haji Mo –panggilan akrab Wabup H Mahmud Abdullah.

Dia berharap melalui momentum peringatan HDI, perlindungan dan pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas dapat berjalan dengan baik, disamping adanya peningkatan pemahaman kepeduliaan dan keberpihakan negara dan seluruh komponen masyarakat terhadap penyandang disabilitas.

Harapan lainnya, menciptakan akses pemberdayaan bagi para penyandang disabilitas sehingga terwujud masyarakat yang ingklusif dalam asfek kehidupan.


“’Marilah kita terus membangun daerah ini dengan semangat kesetiakawanan sosial,” ajaknya. (SK)

No comments