Breaking News

Skuad FKUB Diperbarui, FKDM akan Dibentuk pada Tingkat Kecamatan

Program Bakesbangpolinmas Kabupaten Bima Kini Mendorong Deteksi Dini. Foto Berita11.com


Bima, Berita11.com— Pemerintah Kabupaten Bima terus berupaya mereduksi potensi konflik dari aspek ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan segala kegiatan masyarakat termasuk iklim investasi. Untuk mewujudkan itu, dalam waktu tak lama lagi skuad baru Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) akan dibentuk.

Selain itu, pemerintah juga akan membentuk Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) hingga tingkat kecamatan. Hal tersebut diisyaratkan Kepala Badan Kesatuan Bangsa, Politik, dan Perlindungan Masyarakat (Bakesbangpollinmas) Kabupaten Bima, Drs Ishaka.

“Karena masa kerja FKUB kemarin sudah selesai, Desember ini segera kita bentuk untuk SK baru. Insya Allah didukkung dengan dana juga. Kita akan melaksanakan sosialisasi di setiap tingkat kecaamatan,” katanya kepada Berita11.com di Bakesbangpollinmas Kabupaten Bima, jalan Soekarno Hatta, Jumat (2/12/2016).

Dikatakannya, peran tokoh agama dan perwakilan dari Kemnag yang tergabung dalam FKUB  akan dioptimalkan menyelesaikan segala potensi permasalahan yang berkaitan dengan konflik agama. Misalnya persoalan pembangunan masjid atau geraja dan tempat ibadah lain.

“Kita akan melaksanakan sosialisasi di setiap tingkat kecaamatan. Peran-peran mereka inilah yang didorong kalau ada kaitan dengan potensi konflik seperti pembangunan tempat ibadah,” ujar mantan Kepala Disnakertrans Kabupaten Bima ini.

Pada Desember 2016, Bakesbangpolinmas Kabupaten Bima juga akan membentuk FKDM hingga tingkat kecamatan dan Tim Terpadu (Timdu) Penanganan Konflik Sosial Masyarakat yang beranggotakan Muspika, Camat, Kapolsek dan Danramil. Personil FKDM pada tingkat kecamatan  terdiri dari tokoh pemuda, tokoh masyarakat. setiap triwulan forum dan tim tersebut akan diundang rapat koordinasi bersama dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) yakni Bupati, Dandim, Kapolres, dan Kejari.

“Setiap tiga bulan forum ini kita undang Rakor bersama Bupati, Dandim dan Kapolres Bima Kota dan Kabuapten maupun Kejaksaan,” kata Ishaka.

Dijelaskannya, keberadaan FKDM akan didorong mengurai potensi-potensi masalah di tengah masyarakat, termasuk aksi demo anarkis. “Nanti akan ada pelantikan oleh bupati pertengahan Januari atau akhir Januari. FKDM dan FKUB akan dilengkapi baju seragam. Kalau lembaga-lembaga ini bekerja paling tidak mengurangi potensi konflik yang terjadi di Kabupaten Bima,” harapnya.

Selain dua lembaga itu, pada Desember ini, Bakesbangpollinmas juga akan membentuk Forum Pembaharuan Kebangsaan yang melibatkan tokoh masyarakat dan tokoh adat. Seluruh lembaga tersebut akan mulai beraksi Januari 2017 mendatang.

“FKUB selama ini sudah ada tapi sekarang kita dorong perannya, demikian juga dengan FKDM. Mereka nanti melaksanakan tugas untuk mencegah dan memecah potensi masalah,” katanya. (US)

  

No comments