Breaking News

SMAN 5 Kota Bima Tolak Moratorium UN, Mengapa?

Kepala SMAN 5 Kota Bima, Drs H  Sudirman. Foto Berita11.com


Kota Bima, Berita11.com— Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 5 Kota Bima menolak wacana penghentian (moratorium) Ujian Nasional (UN). Pernyataan itu disampaikan oleh kepala sekolah setempat, Drs H Sudirman.

Menurut Sudirman, UN yang sudah rutin dilaksanakan setiap tahun untuk menentukan kelulusan sangat positif bagi siswa terutama di sekolah setempat. Pelaksanaan UN dapat memacu gairah belajar siswa untuk bersaing lulus sekolah.

“Kalau kami tidak setuju dengan rencana moratorium ujian nasional. Kami berharap pemerintah kembali mengkaji rencana itu. Tak semua sekolah setuju, termasuk kami,” katanya kepada Berita11.com, Kamis.

Dikatakannya, hal utama yang dikuatirkan setelah penghapusan UN, siswa akan menganggap sepele peraturan tentang disiplin yang diterapkan oleh sekolah. “Nanti siswa akan anggap remes. Nggak perlu rajin masuk sekolah, karena sudah tidak ada lagi ujian. Itu sisi lain atau masalah yang mesti dipertimbangkan oleh pemerintah,” katanya.

Sudirman mencontohkan disiplin atau tingkat kehadiran siswa di sekolah swasta. Umumnya mereka hadir menjelang ujian. Bahkan ada yang absen walaupun namanya sudah didaftarkan sebagai peserta ujian.

“Memang yang menentukan kelulusan itu adalah sekolah. Tapi menurut kami UN tetap penting dilaksanakan. Apalagi untuk sekolah yang sebagian siswanya dari berbagai pelosok,” katanya.

Sudirman tidak menampik sisi positif jika UN dihapus. Salahsatunya efisiensi penggunaan anggaran. “Memang ada sisi positifnya. Kita nggak perlu keluarkan banyak anggaran. Tapi tetap ada sisi negatifnya,” katanya. (US) 

No comments