Breaking News

Aliran Sungai Meluap, Warga Kota Bima Panik

Luapan Banjir di Kota Bima, Jumat (13/1/2017) Sore. Ist


Kota Bima, Berita11.com— Hujan deras yang mengguyur sejumlah kecamatan di Kabupaten Bima dan Kota Bima selama lima jam, Jumat (13/1/2017) siang menyebabkan aliran sungai  sejumlah kelurahan di Kota Bima meluap. Banjir mulai meluap dan menggenangi ruas jalan Soekarno-Hatta terutama di Kelurahan Paruga.

Sejumlah warga menuturkan, luapan banjir mulai terjadi sekira pukul 18.30 Wita. Beruntung banjir tidak sampai menggenangi rumah warga, hanya pekarangan dan sejumlah ruas jalan. Menurut data BPBD Kota Bima, sedikitnya ada empat kelurahan yang digenangi banjir diantaranya Kelurahan Dara dan Paruga.

Sejumlah warga yang panik mengungsi ke sejumlah masjid dan rumah kerabatnya yang berlantai dua. Namun keresahan warga berkurang setelah air yang sempat tergenang hingga setinggi lutut orang dewasa mulai surut.

Banjir juga meluap di ruas jalan setelah pasar raya lama Kota Bima di lingkungan Sarata Kelurahan Tanjung. Sejumlah warga terpaksa bertahan di lantai dua bangunan. “Sekarang banjir sudah meluap sampai jalan raya. Tapi belum sampai masuk ke dalam rumah,” ujar Mahmud, warga yang bermukim di sekitar pasar lama, Kelurahan Tanjung.

Luapan banjir di Kota Bima terjadi setelah aliran banjir dari Kecamatan Wawo  terus meningkat, menjelang magrib debit air di dam Rontu meningkat. Beberapa  warga yang cemas dan masih trauma dengan terjangan banjir akhir Desember 2016 lalu terpaksa mengungsi.

“Alhamdulillah rata-rata Cuma genangan di jalan raya saja dan sampai halaman. Kalaupun ada yang masuk ke rumah warga itu hanya beberapa rumah saja mungkin karena rumahnya rendah,” ujar Kartini, warga Kota Bima.

Sementara pada bagian Utara Kota Bima, meliputi Kelurahan Melayu, Jatiwangi dan Jatibaru aman dari luapan banjir. (US)

Baca Juga :

No comments