Breaking News

Asyik Nikmati Bantuan, Banyak PAUD di Sumbawa tak Sampaikan SPJ

Kabid Pembinaan PAUD dan PNF Dinas Dikbud Kabupaten Sumbawa, Drs Umar, M.Si. Foto Syahrul


Sumbawa, Berita11.com— Sebagian besar dari 505 lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) penerima bantuan dari Kementerian Pendidikan di Kabupaten Sumbawa terlena. Sebagian PAUD itu belum menyampaikan laporan atau Surat Pertanggung Jawaban (SPJ) penggunaan bantuan tahun 2016.
  
Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan Pendidinan Non-Formal Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa, Drs Umar, M.Si, mengatakan, menyusul keterlambatan itu, dinas setempat mengeluarkan teguran dan sanksi pembinaan terhadap sejumlah lembaga PAUD yang tak kunjung menyampaikan SPJ.

Selain itu, sejumlah lembaga itu diwajibkan membuat surat pernyataan tidak mengulangi hal yang sama.  “Kalau masih saja terjadi dan mengulang kesalahan yang sama, maka sejumlah PAUD tersebut terancan tidak akan mendapatkan lagi bantuan anggaran,” ujar Umar kepada Berita11.com di Sumbawa Besar, Jumat (13/1/2017).

Dikatakan dia, pada tahun 2016 lalu, Direktur PAUD Kementrian Pendidikan mengucurkan anggaran Rp8.232.000.000 untuk 505 PAUD di Kabupaten Sumbawa. Bantuan untuk setiap lembaga dihitung berdasarkan jumlah peserta didik, Rp600 ribu per siswa.

“Dana itu sudah diterima oleh para lembaga melalui rekening mereka masing-masing. Namun saat memasuki tempo pengajuan SPJ para pemilik lembaga malah lalai dan melanggar aturan,” ujar Umar.

Menurut Umar, akibat kelalaian sebagai PAUD itu, Dinas Dikbud Kabupaten Sumbawa terlambat mengajukan SPJ penggunaan anggaran itu. (RUL)

No comments