Breaking News

DPA akan Bantu Rekap Dokumen yang Rusak Pasca Banjir

Penandantanganan Penyerahan Arsip dari ANRI kepada DPA Kota Bima, Jumat (13/1/2017)


Kota Bima, Berita11.com— Direktur Restorasi Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), DR. Kandar, M.Ap bersama sejumlah teknis memberikan pelatihan kepada pegawai Dinas Perpustakaan dan Arsip (DPA) Kota Bima. Kegiatan dilaksanakan di dinas setempat, Jumat (13/1/2017) siang.

Sebelum kegiatan pelatihan, DR. Kandar, M.AP  menyampaikan bahwa Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Bima  akan dijadikan Posko Jilidtisasi setiap dukumen yang telah rusak akibat dampak banjir bandang Kota Bima. Selama ini ANRI sudah enam hari hadir di Bima.

“Hari ini merupakan hari terakhir berkunjung ke dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Bima. Namun sebelum bertolak ke Jakarta kami akan memberikan pembekalan serta pelatihan terlebih dulu kepada seluruh pegawai yang ada sehingga ilmu yang  diterapkan,” katanya di DPA Kota Bima.

Menurut Kandar, jilidtisasi atau rekam dokumen yang telah rusak milik SKPD, BUMN maupun dokumen masyarakat sangat penting agar tidak musnah begitu saja. Selama di Bima tim ANRI telah melakukan jilidtisasi terhadap 1.000 dokumen SKPD termasuk arsip dan dokumen museum Samparaja Bima dan dokumen pribadi Dr Hj. Siti Maryam (Ina Kau Mari).

Dari sejumlah dokumen dan arsip yang direkam, dokumen milik Dinas Perhubungan yang paling parah. Selain itu, masih banyak dokumen milik instansi lain dan masyarakat yang belum dilakukan perekaman atau jilidtisasi.

“Tentunya dukumen di seluruh jajaran yang ada. Masih banyak yang rusak termasuk dukumen milik masyarakat belum tersentuh sama sekali. Oleh karena itu kami tunjuk dinas ini untuk dijadkan tempat posko ANRI perwakilan pusat sehingga dapat melanjutkan tindakan rekam atau jilidtisasi semua dukumen yang ada,” kata Kandar.

Kandar berharap setelah menerima bekal dari tim ANRI, seluruh pegawai DPA Kota Bima memiliki keterampilan, sehingga dapat melaksanakan perekaman dokumen milik instansi dan masyarakat yang terendam banjir. Untuk mengantisipasi ancaman bencana alam, seluruh dokumen dapat diarsipkan dalam bentuk file.

“Kami ingin inginkan dinas ini tidak saja dijadikan posko ANRI, namun berperan sebagai salah satu unit jilidtisasi semua dokumen terbesar di wilayah NTB. Bahkan secara nasional,” ujar dia.

Sementara Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Bima, Dra Hj Sri Ratnawati, MH, mengatakan, pihaknya menyampaikan apresiasi kepada ANRI. Selama ini sudah melaksanakan tugas dan membantu jilidtisasi dokumen.

“Membantu dalam mempertahankan dan bisa mengarsipkan kembali dokumen yang telah rusak akibat bancana banjir beberapa waktu lalu,” ujar Sri Ratnawati.

Diungkapkannya, Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Bima bangga atas kepercayaan ANRI, menunjuk dinas setempat sebagai Posko Cabang ANRI. Kepercayaan pihak ANRI akan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.

“Kerusakan dukumen tidak saja dialami oleh Kota Bima saja, namun sebagian wilayah Kabupaten Bima juga banyak dukumen instansi yang mengalami kerusakan. Belum lagi dokumen yang dimiliki oleh masyarkat yang sampai saat ini belum tersentuh sama sekali,” ujarnya.

Usai penyampain, disela pelatihan, Direktur Restorasi ANRI, DR. Kandar, M.Ap menyerahkan bantuan peralatan jilidtisasi kepada Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Bima, Dra Hj Sri Ratnawati, MH. Bantuan berupaya satu unit mesin jilidtisasi, satu rool tisue Jepang, methil celulosa, Magnesium Carbonat (MgCO3), cutting matte (papan untuk merapikan arsip). Pada kesempatan tersebut, ANRI juga menyerahkan CD rekapitulasi arsip Museum Samparaja Bima yang disertai penandatanganan nota penyerahan aset. (SK/*)


Foto Kegiatan ANRI dan DPA Kota Bima




No comments