Breaking News

KPHL Toffo Rutin Pantau Lahan yang Dikelola PT STM

Peta Kawasan Hutan di Wilayah KPHL Toffo Pajo. Foto Berita11.com



Dompu, Berita11.com— Kantor Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung Toffo Pajo Unit XVI rutin memantau lahan hutan seluas 9.000 hektar yang dikelola oleh PT Sumbawa Timur Mining (STM).

Berdasarkan pemantauan KPHL setempat, 30 persen dari total 9.000 hektar lahan kawasan hutan yang ijin pengelolaannya diberikan Kementerian Kehutanan kepada PT. STM, dikuasai oleh warga sekitar.

Seksi Pengendalian dan Pemantauan Hutan KPHL Toffo Pajo, Ikhsan, SP mengatakan, KPHL setempat proaktif memantau kawasan hutan yang masuk dalam wilayah pengelolaan PT. STM. Kendati sesuai ketetuan perusahaan itu yang berkewajiban memberikan laporan kepada Kementerian Kehutanan atau KPHL.

“Kami rutin turun memantau. Jadi tidak menunggu laporan dari perusahaan itu. Meskipun perusahaan itu memiliki kewenangan penuh setelah diberikan ijin, tapi tetap memiliki kewajiban. Misalnya bila terjadi perambahan di wilayah pengelolaan itu,” katanya kepada Berita11.com di Pajo Dompu, Senin (10/1/2017).

Dikatakan Ikhsan berdasarkan hasil pemantauan KPHL Toffo Pajo, sejauh ini tidak ditemukan persoalan dalam pengelolaan hutan yang diberikan kepada PT STM. Meskipun 30 persen diantara lahan itu dikuasai oleh sebagaian warga.  

“Perusahaan memiliki beberapa kewajiban. Misalnya ada lokasi yang ditebang karena aktivitas pemboran, mereka harus melakukan penanaman kembali di lokasi itu. Misalnya seperti itu kewajibannya. Sejauh ini tidak ada masalah,” ujar Ikhsan.

Mengenai persoalan, apakah 30 persen lahan yang dikelola PT STM merupakan lahan atau tanah komutas adat Hu’u. Ikhsan belum dapat memastikan hal itu. Bahkan KPHL setempat merekomendasikan kepada masyarakat adat Hu’u menunggu hasil analisa atau kajian dari Balai Arkeolog Denpasar.

Informasi yang diperoleh Berita11.com, rencananya ekploitasi tambang emas di Kecamatan Hu’u Kabupaten Dompu tidak akan menggunakan sistem open mine dengan metode open cut maupun open pit seperti yang diterapkan di tambang Batu Hijau KSB. Tetapi kemungkinan dengan sitem Underground Mine dengan peluang metode tambang glori hole, stul stoping, cut and fill maupun berbagai metode dari sistem underground mining. (US/SK)

No comments