Breaking News

Masa Tanggap Darurat Banjir Bandang akan Diperpanjang

Salah Satu Sudut di Kota Bima Pasca Banjir Bandang, Rabu (21/12/2016). Foto Berita11.com


Kota Bima, Berita11.com— Pemerintah akan memperpanjang  masa tanggap darurat banjir bandang Kota Bima. Sebelumnya Wali Kota Bima memang menetapkan tanggap darurat hingga per 5 Januari 2017.

Plt Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Bima, Syahrial Nuryadin, S.Ip, MM mengatakan, Wali Kota Bima, H Qurais H Abidin sudah mengajukan surat perpanjangan masa tanggap darurat banjir bandang Kota Bima kepada Danrem 162 WB.

 “Untuk perpanjangan tanggap darurat, kemarin pak Wali sudah ajukan surat ke Danrem. Karena kalau tidak diperpanjang TNI akan langsung kembali (ke markas),” ujar Syahrial di Kantor Wali Kota Bima, Rabu (4/1/2017).

Dikatakannya, sesuai jadwal, Danrem 162 WB dan Pangdam Udayana akan hadir di Kota Bima untuk rapat bersama membahas rencana perpanjangan masa tanggap darurat penanganan pasca banjir bandang Kota Bima.

“Sampai tanggal berapa belum tahu, tapi kemungkinan tanggal 13 atau 14 (Januari). Setelah Pangdam dan Danrem hadir baru kita ketahui,” katanya.

Diakui Syahrial, sesuai target awal sebenarnya penanganan sampah tuntas tanggal 5 Januari 
2017. Namun karena kendala upaya mengeluarkan bantuan alat berat dari KRI Bintuni, maka Satuan Tugas PRCPB Yonkes Kostrad TNI AD dan TNI AL baru bisa bekerja mulai Rabu (4/1/2017) pagi.

Menurut mantan Ajudan Wali Kota Bima ini, hingga 14 hari pasca banjir bandang Kota Bima, progres upaya pembersihan sampah  sudah mencapai 60 persen. Upaya berbagai tim mengutamakan sejumlah fasilitas umum seperti sekolah dan sarana ibadah.

Hingga saat Selasa (3/1/2017) tinggal empat sekolah yang belum dapat melaksanakan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) seperti di SDN 55 Kota Bima dan SMPN 6 Kota Bima, sedangkan sebagian besar sekolah sudah mulai aktif melaksanakan kegiatan belajar.

“Cuma memang kendalanya beberapa siswa belum mau masuk sekolah karena masalah seragam. Tapi Dinas Dikpora sudah turun memberikan himbauan agar siswa masuk meskipun tanpa seragam,” katanya. (US/SK)

No comments