Breaking News

Sebagian Siswa masih Trauma Banjir Bandang

Meskipun Trauma Banjir Bandang, Sebagian Siswa SDN 24 Kota Bima Tetap Bersekolah.


Kota Bima, Berita11.com— Hingga kini sebagian siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) 24 Kota Bima enggan masuk sekolah karena masih trauma dengan banjir bandang yang dua kali melandan Kota Bima akhir Desember 2016 lalu. Hal tersebut diakui kepala sekolah setempat, M Sahiddin, S.Pd.

“Masih ada beberapa siswa yang sampai hari ini belum masuk sekolah karena masih trauman dengan banjir. Mungkin juga orangtuanya masih sibuk membersihkan tempat tinggal sehingga siswa itu belum masuk. Tapi sebagian besar sudah masuk,” ujar Sahiddin kepada Berita11.com di SDN 24 Kota Bima, Selasa (24/1/2017).

Diakui Sahiddin intensitas di Kota Bima yang masih tinggi membuat siswa cemas. Bahkan ketika mendung atau terjadi hujan lebat, sejumlah siswa meminta pulang lebih awal meskipun kegiatan belajar mengajar masih berlangsung.

“Banyak siswa yang minta pulang duluan seperti saat hujan lebat kemarin. Mereka minta pak guru kita pulang saja,” ujar Sahiddin.

Pasca banjir bandang, aktivitas KBM di SDN 24 Kota Bima berlangsung seperti biasa meskipun sebelumnya direndam lumpur dan sampah. Sekolah juga tetap menyiapkan siswa menghadapi ujian nasional yang akan digelar beberapa bulan mendatang.

“Kalau sekarang sudah bersih. Lebih awal kita berupaya bersihkan sekolah. Walaupn kemarin sampah cukup tinggi,” ujar dia.

Sahiddin menaksir kerugian yang dialami SDN 24 Kota Bima akibat dua kali terjangan banjir akhir tahun lalu mencapai Rp500 juta. Seluruh komputer dan laptop rusak direndam banjir, demikian juga seluruh buku di perpustakaan sekolah setempat. “Tembok bagian depan dan belakang juga rubuh karena terjangan banjir. Tapi syukur alhamdulillah sekolah kami kemarin mendapatkan bantuan seragam siswa dari LPMP Mataram,” ungkapnya. (US)

No comments