Breaking News

TGB adalah Sosok yang Tepat Masuk Kabinet Kerja 2019

DR. KH Zainul Majdi, MA. Foto Suaranw.com


Sumbawa, Berita11.com— Kiprah Gubernur Nusa Tenggara Barat, DR KH Zainul Majdi, MA selama dua periode yang berhasil membawa sejumlah perubahan untuk Bumi Gora merupakan sebuah prestasi yang tak perlu diragukan lagi. Untuk itu tokoh ternama NTB tersebut sudah selayaknya dipercaya mengisi Kabinet Kerja 2019 mendatang. Demikian pendapat mahasiswa Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Prof Hamka Jakarta, Muhammad Yamin, SPd.

Menurut mantan Sekretaris Jenderal Badan Eksekutif Mahasiswa Muhammadiyah Mataram 2014-2015 ini,   berakhirnya masa jabatan TGB sebagai kepala daerah seyogyannya tidak menjadi masalah karna TGB menyimpan berbagai prestasi yang gemilang di balik karisma yang ia miliki selama ini. Tidak bisa dipungkiri berbagai prestasi yang dimilikinya telah mendorong IPM Provinsi NTB untuk bersaing dengan provinsi yang ada di Indonesia.

TGB merupakan salah satu tokoh organisasi NW terbesar di NTB. Namanya sering digembar gemborkan oleh masyarakat untuk bisa bersaing di kancah nasional dan masuk dikabinet kerja pemerintahan yang terpilih 2019 yang mendatang.

“Minimal kalau mampu berrsaing insya Allah setidaknya menjadi Menteri Agama.  Cocok dengan prestasi yang ia miliki sebagai tokoh ulama ahli tafsir dan Penghafal Al-Qur,an alumni Universitas Al-Azhar Kairo Mesir” kata Yamin kepada Berita11.com, Selasa (24/1/2017).

Dikatakannya, pemerintah pusat sudah sewajarnya  memanggil putra NTB masuk dalam kabinet kerja untuk menunjukan prestasi baik di tingkatan nasional maupun internasional, maupun sebagai seorang cendekiawan tokoh agama.  Seharusnya pemerintah pusat tidak meragukan kepiwainnya dalam mendorong dan meyongsong kemajuan NKRI.

“Sudah saatnyalah dengan adanya putra NTB di ntingkat nasional dapat memacu untuk mengembalikan masyarakat Indonesia yang jauh dari peradaban islam,” ujar dia.

Menurut Yamin, sejumlah prestasi yang diraih TGB yaitu sudah menyukseskan NTB masuk dalam kategori provinsi wajar tanpa pengecualian dalam proses audit keuangan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Sejumlah sektor yang berhasil didorong yaitu  sumberdaya alam maupun sumberdaya manusia dengan memajukan sektor pangan, pariwisata, peternakan dan industri pertambangan.

TGB memiliki basis masa yang solid, sementara pada sisi lain  alumnus Universitas Kairo Mesir itu memiliki visi dan misi pandangan kebangsaan yang normatif dalam  rangka mendorong perdamain Negara-negara di dunia. Karena  berjuang tanpa politik adalah keniscayaan.

“Dengan keniscayaan itulah dapat memadukan dimensi berpolitik dengan dakwah dan dakwah dengan politik,” katanya.

Yamin optimis  jika TGB terpilih masuk dalam kabinet kerja, maka akan dapat melaksanakan program-program keagamaan yang lebih sulit dari memimpin dan membangun NTB selama dua periode.

“Dengan semangat berkhidmat dan amar ma’ruf nahi mungkar,  meyani umat dengan baik dan merumuskan serta melaksanakan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat indonesia,” katanya.

Yamin menambahkan, selama TGB meminpin NTB tidak pernah muncul persoalan perpecahan diantara agama di provinsi selama ia pimpin, karna dengan jenius dan toleransi serta multikulturalisme dalam memandang umat beragama yang cenderung heterogen di NTB, TGB mampu menyelesaikan masalah sosial kemasyarakatan. (RUL)

Baca Juga :

No comments