Breaking News

1.020 Disabilitas dan 4.965 Jompo di Sumbawa Butuh Bantuan

Sukardi Tateb. Foto Syahrul Berita11.com


Sumbawa, Berita11.com— Jumlah penyandang cacat (disabilitas) di Kabupaten Sumbawa sebanyak 1.020, sedangkan 4.965 orang merupakan warga usia lanjut (jompo). Namun bantuan yang disiapkan pemerintah pada tahun 2016 saja, hanya untuk 59 orang.

Jumlah itu belum termasuk anak terlantar sebanyak  297 orang, mantan narapidana sebanyak 223 orang, mantan pengguna Narkoba (eks Naksa) sebanyak 11 orang. Hal tersebut diakui Kepala Bidang Rehabilitas dan Pelayanan Sosial (Rebansos) Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa, Sukardi Tateb.

Menurut dia, dana bantuan sosial untuk penyandang cacat, jompo dan penyandang sosial lain sangat terbatas. Bahkan belum mencapai separuh dari total penyandang. Pada tahun 2016, pemerintah hanya mampu mengalirkan bantuan melalui APBN untuk 45 orang dan untuk 14 orang pada APBN perubahan.

“Sementara sisanya masih banyak yang belum pernah disentuh oleh bantuan sosial tersebut,” ungkap Sukardi kepada Berita11.com di Sumbawa Besar, Kamis (2/2/2017).

Ia menyebut, bantuan yang diterima warga miskin dan berbagai penyandang sosial sebanyak Rp300 ribu per bulan. Untuk mengimbangi bantuan dari pemerintah pusat, 
Pemkab Sumbawa juga mengalokasikan bantuan melalui APBD Kabupaten Sumbawa sebesar Rp1,2 juta untuk setiap penerima.

Untuk membantu penyandang cacat, Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa mengirim beberapa penyandang disabilitas ke Balai Rahibilitasi Sosial Bina Daksa Solo untuk mengikuti pelatihan selama setahun.

“Terlepas dari banyaknya berbagai program bantuan tersebut, namun tetap saja tidak mampu mencukupi jumlah calon penerima bantuan social yang ada,” katanya. (RUL)

Baca Juga :

No comments