Breaking News

Bawa Kabur Uang Ratusan Juta, Tiga Bulan Mantan Bendahara Dispar Mangkir

DR Ruslan. Foto Berita11.com


Bima, Berita11.com— Pegawai Negeri Sipil (PNS) aktif yang juga mantan bendahara Dinas Pariwisata Kabupaten Bima, HLS kabur membawa uang ratusan milik SKPD dan mangkir kerja sudah tiga bulan, sejak November 2016 lalu.

Hal tersebut diakui oleh Kasubag Kepegawaian Dinas Pariwisata Kabupaten Bima, Abdul Majid. Bahkan dinas setempat sudah lebih dari satu bulan melayangkan surat peringatan pertama HLS. Namun tidak ditanggapi.

“Sudah dilayangkan surat peringatan pertama tapi tidak ditanggapi. Keberadaannya juga tidak diketahui. Nomor HP nya tidak aktif, istrinya juga tidak tahu keberadaanya,” ujar Majid saat dikonfirmasi Berita11.com, Kamis, (9/2/2017).

Menurut dia, persoalan tersebut juga sudah sampai di meja Bupati Bima. Sesuai komitmen Pemerintah Kabupaten Bima akan bersikap tegas terhadap persoalan disiplin pegawai. “Sudah sampai ke Bupati. Tentunya akan diproses,” katanya.

Sementara Kepala Bidang Promosi Pariwisata Dispar Kabupaten Bima, Drs Abdul Haris mengakui, jika HLS sudah berbulan-bulan mangkir kerja. Bahkan sejak November lalu. Pria yang pernah kuliah di Surabaya itu membawa kabur uang ratusan juta, termasuk hadiah untuk pacuan kuda dan item lain untuk operasional dinas setempat.

Menurut Haris, bukan saja setelah kabur tanpa kabar. Sebelum November 2016 HLS kerap mangkir kerja. Jika pun masuk kerja itu siang hari. “Dia datang (masuk kerja) saat orang mau pulang. Kalau masalah sering nggak masuk sebelum banjir (bandang) jangan dibilang lagi,” katanya.

Diakui Haris, ulah HLS membawa kabur uang milik SKPD setempat menyebabkan beberapa program Dispar Kabupaten Bima tak optimal. Sikap malas mantan bendahara itu sudah lama diketahui, hanya saja tak langsung diproses atau direkomendasiakan kepada pihak Badan Kepegawaian Daerah.

Mantan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bima, Drs Syafruddin mengungkapkan jika uang yang dibawa kabur oleh HLS lebih dari Rp600 juta.  Bukan saja alokasi untuk hadiah pacuan kuda.

Sementara pejabat baru Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bima, Drs H Abdul Muis juga mengungkapkan jika ulah HLS berimbas terhadap pejabat baru. Bahkan dipanggil dan diklarifikasi oleh Inspektorat Kabupaten Bima. “Gara-gara ulah mantan bendahara itu, kita juga kena imbas,” katanya.

Sementara Bagian Pemasaran Berita11.com, Abdul Hamid juga mengaku terkena imbas HLS. Dari total kontrak kerjasama pemberitaan dan pemasangan sidebar banner Rp15 juta, baru Rp2,5 juta yang diberikan oleh HLS. “Padahal kami sudah melaksanakan kewajiban pemberitaan rutin setiap bulan dan kami print out buktinya rangkap empat hingga bulan Oktober dan serahkan kepada yang bersangkutan tapi selalu berkelik dan terakhir dijanjikan dibayar Desember 2016 hingga akhirnya kami dapat kabar dia kabur,” ujar Hamid.

Secara terpisah Kepala Bidang Pengembangan dan Pembinaan Kepegawaian Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Bima, DR Ruslan mengaku belum menerima laporan dari Dispar terkait pelanggaran disiplin yang dilakukan HLS.

“Kalau sesuai regulasi, prosees pembinaan itu secara berjenjang. Kalau dia tidak masuk selama tiga hari itu ditegur secara berjenjang oleh masing-masing atasan langsung secara berjenjang,” katanya.

Diisyaratkannya, pasca mengetahui informasi HLS yang berbulan-bulan mangkir kerja, BKD akan memanggil dan meminta klarifikasi Dispar Kabupaten Bima. Sesuai ketentuan, atasan langsung PNS yang tidak menyampaikan laporan terkait disiplin PNS bawahannya bisa diterapkan sanksi seperti yang diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53 Tahun 2010 Tentang Disiplin PNS. 

Seperti yang pernah dilansir Berita11.com, Wakil Bupati Bima, Drs H Dahlan M.Noer, M.Pd menyatakan, Pemerintah Kabupaten Bima tidak akan menolerir setiap pelanggaran disiplin PNS. Hal itu dilakukan pemerintah untuk meningkatkan kinerja aparatur.

Sementara, HLS yang coba dikonfirmasi dikediamannya tidak berada di tempat. Bahkan pintu rumahnya digembok. Saat dihubungi melalui dua nomor Ponselnya juga tidak aktif. (US)


Baca Juga :

No comments