Breaking News

Disnakertrans Terapkan Sistem Pelayanan Satap untuk Calon TKI

Adel Linggi Ardi, SE. Foto Hamid Berita11.com


Bima, Berita11.com— Pemerintah Kabupaten Bima akan mempermudah penerimaan calon Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dengan menerapkan sistim pelayanan satu atap. Sistem baru tersebut diharapkan memangkas biaya dan waktu yang dibutuhkan calon TKI.

Kepala Disnakertrans Kabupaten Bima, Adel Linggi Ardi, SE menjelaskan sistim pelayanan satu atap merupakan pelayanan terpadu bagi para calon TKI. Pelayanan ketenagakerjaan, keimigrasian, administrasi kependudukan, kesehatan dan catatan kepolisian dalam satu tempat.  

“Jadi tahun ini pelayanan yang berkaitan dengan calon TKI terintegrasi dan dijadikan satu kantor. Kemarin mereka kan harus ke sana-ke sini. Maka dari itu kami terapkan sistem satu atap khusus melayani mereka,” ujarnya kepada Berita11.com di Disnakertrans, Senin (13/2/2016).

Ia mengatakan saat ini pihaknya telah menerima bantuan peralatan pembuatan paspor dari Kementerian Ketenagakerjaan dan Transmigrasi. Sementara untuk tempat pelayanan, rencananya akan menggunakan kantor Dinas Kependudukan dan Catatatan Sipil (Disdukcapil) setelah dipindahkan ke wilayah Kabupaten Bima.

Menurut Adel, dari sisi pembiayaan pelayanan ditanggung oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Selain itu, meski tak dirinci, kebijakan tersebut telah dibuatkan perangkat regulasinya melalui surat keputusan yang dikeluarkan oleh Bupati Bima Hj. Indah Damayanti Putri

“Action sudah. Kemudian biaya, perangkat hukum sudah ada oleh daerah. Alat pembuatan paspor kita punya. Rencananya kita akan pakai kantor Dinas Dukcapil nanti setelah berpindah ke kabupaten,” katanya.

Ia menambahkan Kabupaten Bima merupakan salah satu daerah tercepat yang memerapkan program sistim pelayanan satu atap. Program tersebut di bawah pengawasan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan BNP3TKI. “Daerah menyediakan tempat dan personil. Dari hasil rakor, kita paling cepat untuk pelayanan satu atap,” ujarnya. (ID)

No comments