Breaking News

Oknum Kasek Bernafsu Liar itu Akhirnya Dicopot

Ichtiar saat Menyampaikan Arahan kepada Guru saat Bimbingan Mental Spiritual Guru.


Dompu, Berita11.com— Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Dikbudpora) Kabupaten Dompu bersikap tegas terhadap pendidik terlibat setiap pelanggaran.  bahkan Lk (60) yang diduga terlibat kasus nafsu liar mencabuli siswi sendiri telah dicopot dari jabatannya sebagai Kepala SDN 22 Pekat.

Kepala Dinas Dikbudpora Kabupaten Dompu, H Ichtiar SH menyatakan, pencopotan dilakukan untuk memberikan rasa keadilan kepada korban dan keluarganya serta menjadi pembelajaran bagi pendidik lain.

“Saya tidak memerlukan menunggu perintah dari Bupati, setelah dicopot baru saya laporkan. Karena itu orang salah, beda kalau orang benar kita salahkan,” katanya kepada Berita11.com di Dinas Dikpora Kabupaten Dompu, Kamis (16/2/2017).


Baca Juga:


Pasca pencopatan Lk, Dinas Dikpora sudah menunjuk pelaksana tugas di Sekolah Dasar Negeri 22 Pekat Kabupaten Dompu. Setelah kasus itu, aktivitas kegiatan belajar mengajar di sekolah itu kembali normal seperti biasa.

Mantan Camat Woja ini berharap, sikap tegas dinas setempat terhadap ulah Lk menjadi bahan evaluasi bagi pemangku dan pelaku di dunia pendidikan. Bahkan sikap tegas seperti itu bukan merupakan yang pertama kali. Sebelumnya tindakan yang sama diterapkan bagi sejumlah kepala sekolah lain dan guru yang terlibat kasus amoral.

“Sudah beberapa kepala sekolah yang dicopot sejak saya menjadi kepala dinas, selama empat tahun ini. Semuanya kita tindak tegas, harus diamputasi agar tidak menjadi virus bagi yang lain,” katanya.

Menurut dia, peringatan itu juga disampaikan kepada seluruh guru dan kepala saat silaturahmi dengan seluruh guru di Kabupaten Dompu, Kamis (16/2/2017) di gedung Samakai Kabupaten Dompu. “Tadi juga saya menyampaikan itu saat bimbingan mental spiritual guru,” katanya.

Hingga kini kasus pencabulan yang diduga dilakukan Lk, mantan Kepala SDN 22 Pekat terhadap Bunga (bukan nama sebenarnya) siswi 13 tahun,  masih diproses oleh unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Dompu. (US)

No comments