Breaking News

Pemkab Bima Terima Penghargaan WTN 2016

Wabup H Dahlan HM Noer Usai Menerima Penghargaan WTN 2016.


Bima, Berita11.com— Pemerintah Kabupaten Bima menerima anugerah Plakat Wahana Tata Nugraha Tahun 2016 dari Pemerintah Republik Indonesia. Plakat penghargaan  WTN 2016 diterima Wakil Bupati Bima, Drs H Dahlan HM Noer, M.Pd di ball room Merlyn Park Hotel Jakarta, Selasa (31/1/2017).

Penetapan Kabupaten Bima sebagai penerima penghargaan WTP Tahun 2016  sesuai sesuai Keputusan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor: KP 588 Tahun 2016. Penerimaan penghargaan juga dihadiri oleh Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bima, Drs Syafruddin.

Penghargaan Wahana Tata Nugraha adalah penghargaan yang diberikan Pemerintah Republik Indonesia ‎kepada kabupaten/‎kota yang mampu merencanakan dan menata ‎transportasi ‎publik dengan baik. 

Penghargaan itu diberikan setiap tahun, berdasarkan‎ penilaian yang dilakukan atas kategori kota metropolitan, kota besar, kota sedang, dan kota kecil.

Nah, aspek perencanaan dan penganggaran penataan transportasi yang berkelanjutan, dan berbasis kepentingan publik serta ramah lingkungan mendapat pertimbangan terbesar dalam penilaiannya sehingga Kabupaten Bima mendapatkan penghargaan bergengsi di Bidang Perhubungan,” jelas Syafruddin yang didampingi Kasubag Program dan Pelaporan Dinas Perhubungan Kabupaten Bima, Arief Rachman.

Syafruddin mengungkapkan penghargaan menjadi pemacu semangat untuk seluruh jajaran Dinas Perhubungan Kabupaten Bima memberikan pelayanan terbaik di Bidang Pelayanan Transportasi. 

Menurut dia, tugas berat ke depan adalah mewujudkan pelayanan transportasi sebagai penunjang, penggerak dan pendorong pembangunan daerah serta mampu berperan sebagai urat nadi kehidupan ekonomi daerah.

Dikatakannya, yang paling utama harus diwujudkan yaitu sistem transportasi yang dibangun harus mampu meningkatkan mobilitas manusia dan barang. Misalnya saat panen melimpah jika tidak didukung oleh sarana transportasi yang baik, akan berpengaruh terhadap nilai jual hasil pertanian.

“Pokoknya, ke depan transportasi harus mampu menghubungkan antar wilayah dengan pusat-pusat pertumbuhan,” kata Syafruddin. (AN)

Baca Juga :

No comments