Breaking News

Pemkab Sumbawa Serius Incar Illegal Logging dan Illegal Mining

Kabag Humaspro Setda Kabupaten Sumbawa, M Lutfi Makki, M.Si. Foto Syahrul Berita11.com


Sumbawa, Berita11.com—  Pasca banjir bandang yang melanda Kabupaten Sumbawa, 29 Januari 2017 lalu, Pemerintah Kabupaten Sumbawa akan menindak tegas aktivitas perusakan hutan (illegal logging) dan tambang liar (illegal mining). Kedua aktivitas perusakan itu ditengarai sebagai penyebab banjir bandang.

Hal tersebut diisyaratkan Kepala Bagian Humas dan Protokol (Humaspro) Sekretariat Daerah Kabupaten Sumbawa, M Lutfi Makki, S.Pd, M.Si. “Sampai detik ini bersama pihak istansi lainya terus melakukan penindakan tegas terhadap para pelaku Illegal logging dan Illegal mining,” ujar Lutfi kepada Berita11.com di kantor Pemkab Sumbawa, Jumat (3/2/2017).

Menurut Lutfi, Pemkab Sumbawa sudah mengindentifikasi penyebab banjir bandang akhir Januari lalu. Kerusakan hutan dan aktivitas tambang liar. “Maka dari itu,  untuk mengantisipasi kembali terjadinya bencana banjir, Pemkab meningkatkan koordinasi dengan pihak terkait dan pengawasan,” katanya.

Lutfi berharap masyarakat Kabupaten Sumbawa  ikut bergotong royong membersihkan sampah di sejumlah wilayah rentan banjir. Pasca banjir beberapa pekan lalu, Pemkab Sumbawa sudah menyalurkan bantuan tanggap darurat untuk korban banjir. Bentuknya makanan siap saji, minuman, pakaian dan berbagai obat.

Dikatakannya, bantuan yang bersumber dari pemerintah pusat disalurkan ke sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Setelah itu disalurkan kepada korban terdampak banjir bandang.

“Sementara bantuan untuk perbaikan infrastruktur dan normalisasi sungai, itu langsung dilakukan oleh pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Kantor BWS,” katanya. (RUL) 


No comments