Breaking News

Pemrov NTB dan Pemkot Bima Bahas I-Shop Lombok-Sumbawa

Wawali Kota Bima dan Pejabat Pemrov NTB saat Pembukaan Rakor Membahas Sektor Perdagangan.


Kota Bima, Berita11.com— Pemerintah Provinsi (Pemrov) NTB dan Pemerintah Kota (Pemkot) Bima membahas penyelesaran program sektor perdagangan antara provinsi dengan kota/ dan kabupaten seluruh NTB.  Pemerintah akan mendorong pemuda sebagai leading pengembangan sektor perdagangan dengan memanfaatkan teknologi informasi untuk pemasaran produk (I-Shop).

Selain Pemkot Bima, pembahasan penyelarasan program sektor perdagangan yang dikemas dalam bentuk rapat koordinasi itu, juga dihadiri sejumlah perwakilan Dinas Perdagangan sejumlah kota dan kabupaten.

Ketua panitia penyelenggara Kamarudin, S.Sos, MH,  menjelaskan Rakor bertujuan untuk mendapatkan keselarasan pengelola sektor perdagangan Provinsi NTB dengan pengelola sektor perdagangan kabupaten/kota sekaligus sinkronisasi dan penyempurnaan rencana kerja tahun 2018 antara Pemrov NTB dengan kabupaten/kota.

Selain itu, memperkuat koordinasi dan sinergi kebijakan Pemrov NTB dengan pemerintah kabupaten/kota melalui kerangka yang bersumber dari dana APBD, APBN, DAK dan tugas pembantuan  agar terwujud penggunaan sumberdaya dan sumber dana secara efisien, efektif, berkeadilan dan berkelanjutan.

“Tujuan meningkatkan daya saing UKM melalui penerapan I-Shop Lombok-Sumbawa dalam rangka menurunkan angka kemiskinan di NTB,” katanya saat pembukaan Rakor di hotel Marina, Senin (27/2/2017), seperti yang dikutip Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Bima, Syahrial Nuryadin, S.IP, MM.

Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Ir. H. Rosiady Sayuti, M.Sc, Ph.D,  berharap Dinas Perdagangan mampu mengembangkan industri, usaha mikro kecil dan menengah. Upaya itu dilakukan dengan mengarahkan pemuda menjadi pelaku ekonomi yang kreatif dan tangguh, sehingga memberikan kontribusi dalam meningkatkan perekonomian daerah.

Dinas Perdagangan juga diharapkan mampu membaca dan memanfaatkan setiap peluang pasar yang ada untuk memasarkan produk-produk yang memiliki daya saing pasar tinggi terutama komoditas-komoditas produk unggulan daerah.

“Tugas Dinas Perdagangan adalah menangkap peluang perdagangan dengan memanfaatkan teknologi informasi dalam pemasaran produk sekaligus memberdayakan anak-anak muda menjadi pelaku pasar teknologi informasi sehingga tenaga kerja terserap, pengangguran berkurang dan angka kemiskinan menurun,”  katanya.

Rosiady berharap Rakor dapat mewujudkan koordinasi yang baik pelaksanaan program sektor perdagangan dan menghasilkan sinergis antara Pemrov NTB dengan pemerintah kabupaten/kota  dalam upaya mewujudkan sektor perdagangan NTB yang maju dan berdaya saing.

Rakor membahas sektor perdagangan dibuka Sekda Ir. H. Rosyadi Sayuti, M.Sc., Ph.D. rakor juga dihadiri Wakil Wali Kota Bima H A Rahman H Abidin, SE, Kepala Dinas Perdagangan Provinsi NTB Ir. Hj. Putu Seli Andayani, M.Si, serta KepalaSub Bidang Perdagangan Melalui Sistem Elektronik Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Dalam Negeri RI Iriani Pramudya Ningsih. (US)

No comments