Breaking News

SMAN 1 Woha Benahi Persiapan UNBK

Nazamuddin, S.Pd. Foto Hamid Berita11.com



Bima, Berita11.com— Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Woha Kabupaten Bima berupaya membenahi kekurangan pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun 2017. Sebagai salah satu sekolah rujukan, satuan pendidikan setempat wajib melaksanakan UNBK. Namun masalah utama yang dihadapi sekolah yaitu masih minimnya fasilitas komputer.

Kepala SMAN 1 Woha, Nazamuddin, S.Pd mengatakan, untuk mengantisipasi kendala,  sekolah menyosialisasikan pelaksanaan UNBK kepada wali murid. Harapannya, kekurangan komputer di sekolah dapat dibantu dengan menggunakan laptop pribadi.

“Kami mengakui persiapan UNBK agak kelabakan. Kekurangan komputer permasalahan utama. Kemarin kami sudah rapat bersama orang tua siswa agar pelaksanaan UNBK bisa dibantu dengan laptop pribadi. Alhamdulillah respon mereka baik,” ujarnya kepada Berita11.com di SMAN 1 Woha, Rabu (8/2/2017).  

Nazam menyebutkan komputer yang tersedia kurang dari 20 unit, sedangkan server berkapasitas untuk 20 unit komputer. Fasilitas itu  tidak sebanding dengan peserta UNBK di sekolah setempat sebanyak 357 siswa.

Sesuai rencana,  peserta UNBK  akan dibagi tiga sesi, sehingga  sekolah membutuhkan dukungan sebanyak 119 unit komputer. Setiap  ruangan diisi 40 unit komputer. “Selain itu juga, sekolah akan menambah server untuk menampung kapasitas komputer,” katanya.
SMAN 1 Woha juga telah menerima informasi jika Pemerintah Provinsi  NTB akan memberikan bantuan komputer untuk sekolah rujukan yang melaksanakan UNBK. 
Sementara sosialisasi penggunaan laptop pribadi sebagai langkah antisipasi sekolah jika bantuan tidak terealisasi.

Diakui dia, sekolah juga sudah berkoordinasi dengan sejumlah pihak teknis untuk memastikan kelancaran pelaksanaan UNBK. “Kami sudah juga telah melakukan koordinasi dengan PLN dan Telkom. Jadi kecepatan koneksi internet kita tambah dan memastikan listrik tidak terganggu,” ujarnya.

Hal lain yang tak luput dari perhatian sekolah yaitu terapi dan motivasi mental siswa peserta. Setiap upacara pagi, siswa memacu  motivasi siswa. Harapannya agar siswa mampu beradaptasi dengan pelaksanaan UNBK.

“Siswa kita  motivasi dan diingatkan lewat upacara agar siap menghadapi ujian dengan komputer,” pungkasnya. (ID)

Baca Juga :

No comments