Breaking News

Tahun 2017, Pemkot Tangsel Geber BKM Realisasikan Program Kotaku

Koordinator Program Kotaku Tangsel Ketika Diwawancarai Wartawan.


Serpong, Berita11.com— Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan menggeber Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) dalam mewujudkan Program Kotaka. Program Kota tanpa Kumuh (Kotaku) telah disosialisasikan secara nasional di Jakarta April 2016 lalu oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Program ‘Kotaku’ merupakan upaya strategis Direktorat Pengembangan Kawasan Permukiman, Ditjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, dalam rangka meningkatkan peran masyarakat dan memperkuat peran pemerintah daerah dalam percepatan penanganan kawasan kumuh, dan mendukung gerakan 100-0-100 di perkotaan pada tahun 2016-2020

Dalam pelaksanaan program Kotaku, pemerintah kabupaten/ kota berperan sebagai regulator yang mengakomodasi berbagai aspirasi pelaku pembangunan permukiman dengan tetap memperhatikan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Selain itu, pemerintah kabupaten/kota juga memfasilitasi masyarakat untuk berperan aktif dalam melaksanakan penanganan permukiman kumuh skala lingkungan di wilayahnya serta membangun kolaborasi  antarpelaku, program dan pendanaan, dalam upaya percepatan penanganan kumuh perkotaan yang dilakukan sejak tahap perencanaan, pelaksanaan, pemantauan dan evaluasi, pemanfaatan, pemeliharaan serta keberlanjutan untuk membangun atau menguatkan peran kelembagaan daerah dalam penanganan kumuh, yaitu Kelompok Kerja Perumahan dan Kawasan Permukiman (Pokja PKP).

Untuk itu, demi menangani kota-kota kumuh di Tangerang Selatan, Pemkot Tangsel pun memaksimalkan peran organisasi BKM dalam mengurai wilayah-wilayah kumuh dengan memberikan bimbingan-bimbingan teknis kepada BKM demi tercapai dan terealisasinya Program Kotaku secara maksimal.

 “54 Koordinator BKM se-Tangsel dan tujuh Konsultan Pendamping kami berikan bimbingan teknis, mudah-mudahan di tahun 2017 ini Pemkot Tangsel bisa maksimal dalam merealisasikan Program Kotaku,” kata Elvita Fitriani Koordinator Kotaku,  usai Acara di RM Sae Pisan Resto Serpong, Kota Tangsel, Jum’at (17/2/2017).

 Elvita menjelaskan, salah satu program penanganan kumuh berbasis masyarakat yaitu dengan revitalisasi peran BKM dari penanggulangan kemiskinan ke penanganan kumuh. Tidak hanya itu, kegiatan ini pun salah satu langkah dalam Program Nawacita pemerintah.

Menurutnya, kegiatan tersebut baru bimbingan teknis untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang program tersebut. “Masukan dari masyarakat akan menjadi masukkan bagi kami untuk merealisasikan program ini. Termasuk apa saja yang perlu ditata ulang,” terangnya.

“Jadi paling tidak dengan adanya pemeliharaan pemukiman penduduk tersebut, bisa menghindari kesan kumuh di wilayah Tangerang Selatan. Paling tidak masyarakat sadar kebersihan lingkungannya dulu,” pungkasnya. (US)

Baca Juga :

No comments