Breaking News

91 Cakep di Kabupaten Bima Ditatar LPMP

Wabup Dahlan Menyampaikan Sambutan saat Pembukaan Diklat Cakep, Senin (20/3/2017).


Bima, Berita11.com— Sebanyak 91 calon kepala (cakep) Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengah Atas di Kabupaten Bima mengikuti pendidikan dan pelatihan (Diklat) yang digelar Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi NTB. Kegiatan yang dilaksanakan di hotel Lila Graha, sejak Senin (20/3/2017)  juga dihadiri Kepala BKD Kabupaten Bima dan widyaswara dari Mataram.

Wakil Bupati (Wabup) Bima, Drs H Dahlan M Noer, M.Pd berharap, melalui kegiatan Diklat seluruh Cakep memperoleh ilmu dan pengetahuian tentang manajemen sekolah. “Seorang kepala sekolah harus dapat melaksanakan tugas pokok dan fungsinya dalam peningkatan mutu pendidikan itu sendiri selain memberikan contoh kepada para guru–guru pengajar,”  katanya saat membuka Diklat.

Menurutnya,  kepala sekolah memiliki peran strategis dalam meningkatkan mutu, relevansi, dan daya saing pendidikan. Kepala sekolah juga memiliki peran penting dalam upaya membentuk insan Indonesia yang cerdas dan kompetitif melalui kesungguhan dan kreativitasnya dalam mengelola sekolah yang menjadi tanggungjawabnya. Kepala sekolah  merupakan orang-orang yang terpilih dari sisi kualifikasi maupun kompetensinya sebagaimana yang dimaksud oleh Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 13 Tahun 2007.
 
“Berpijak pada kondisi di atas, pemerintah melalui Permendiknas Nomor 28 Tahun 2010 telah mengatur pola seleksi calon kepala sekolah melalui proses rekrutmen serta  pendidikan dan pelatihan calon kepala sekolah. Sesuai dengan yang diamanatkan dalam Permendiknas tersebut, setiap guru yang dicalonkan sebagai kepala sekolah harus mengikuti proses penyiapan kepala sekolah,” katanya.

Kepala BKD Kabupaten Bima Drs H. Abdul Wahab mengatakan, seperti tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 74 tahun 2008 Tentang Guru dan Permendiknas Nomor 13 Tahun 2007 Tentang Standar Kompetensi Kepala Sekolah,  guru yang diangkat sebagai kepala sekolah harus memiliki kompetensi sebagai kepala sekolah, sehingga harus  memiliki kompetensi diantaranya kepribadian, manajerial, kewirausahaan, supervise dan sosial.

Tujuan dan sasaran Diklat Cakep  agar kepala sekolah memiliki Iptek dalam manajemen sekolah yang akan dipimpin. “Sehingga dengan Iptek yang dimiliki dalam rangka melaksanakan tugas pokok dan fungsinya sebagai seorang kepala sekolah guna menjalankan dunia pendidikan yang lebih baik sekaligus menciptakan generasi yang cerdas,” katanya.

Kepala Perwakilan LPMP Provinsi NTB  DR Samsul Hadi, M.Pd megatakan,Diklat  merupakan salah satu implementasi Permendiknas Nomor 28 tahun 2010. Dalam permendiknas itu disebuatkan bahwa kepala sekolah adalah guru yang diberi tugas tambahan untuk memimpin sekolah sehingga dengan adanya tugas tambahan seorang pendidik harus dapat melaksanakan tugpoksi tambahan dalam rangka mengelola dan memimpin  sekolah.

“Untuk itu, melalui pendidikan dan pelatihan calon kepala sekolah merupakan suatu tahapan dalam proses penyiapan calon kepala sekolah melalui pemberian pengalaman pembelajaran teoretik maupun praktik tentang kompetensi . Disamping itu seorang calon Kepala Sekolah juga harus memiliki standar kompetensi yang tingi dalam rangka peningkatan mutu standar sekolah yang dipimpin,” katanya. (AN)

No comments