Breaking News

Amapetra Dompu Sorot Dana Aspirasi Legislator

Aksi Amapetra Kabupaten Dompu Menyorot Dana Aspirasi Legislator, Foto Syahrul


Dompu, Berita11.com— Puluhan pemuda yang menamakan diri Aliansi Masyarakat Peduli Transparansi (Amapetra) Kabupaten Dompu menggelar aksi unjuk rasa di halaman Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Dompu, Senin (6/3/2017) pagi. Mereka menyorot dana aspirasi legislator.

Pantauan Berita11.com,  sebelum menggelar aksi unjuk rasa, massa berkumpul di depan masjid Baiturrahman Dompu. Mereka kemudian bergerak menuju Sekretariat DPRD Kabupaten Dompu dengan menaiki mobil pick up. Sebagian anggota Amapetra menaiki kendaraan sepeda motor. Setelah sampai di Sekretariat DPRD, massa langsung berorasi.

Koordinator lapangan massa Amapetra, M Yakub, mendesak DPRD Kabupaten Dompu menjelaskan alokasi dana aspirasi yang nilainya fantastis yaitu Rp50 miliar. Sumber dana itu harus jelas, demikian juga sasaran dan landasan pengalokasian anggaran itu.

"Hari ini kami  kembali mempertanyakan kejelasan tentang dana aspirasi DPRD Kabupaten Dompu yang nilainya mencapai Rp50 miliar. Dari mana asalnya? Untuk siapa saja dan landasanya apa? Sehingga dana aspirasi setiap tahunya menjadi roti yang dibagi-bagi oleh DPRD yang terhormat, " sorotnya.

Menurutnya,  Amapetra sudah mengajukan pertanyaan terkait dana itu kepada legislatif. Namun belum direspon karena alasan sedang menggelar paripurna. Pemkab Dompu segera membahas persoalan itu. "Jangan-jangan DPRD dan lembaga esekutif yang terhormat memang takut persoalan ini,”  katanya.  

Dikatakan M Yakub, pengalokasian dana aspirasi bertentangan  dengan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2017 Tentang MPR, DPR, DPRD, dan DPD (MD3), pasal 80 J tidak dijelaskan dana aspirasi. Namun pasal itu yang digunakan DPRD Kabupaten Dompu sebagai landasan, demikian juga dengan  pasal 323 dan pasal 372 Tentang DPRD Provinsi, Kabupaten dan Kota,  sudah dihapus.

“Kami minta keberanian anggota dewan bersikap ksatria bersikap jujur dan terbuka kepada seluruh masyarakat Kabupaten Dompu terkait kucuran dana aspirasi setiap tahun,” desaknya.  

Massa Amapetra juga mendesak aparat Polri, Kejaksaan dan seluruh korps penegak hukum agar menelusuri dana aspirasi legislator. Untuk memastikan sesuai ketentuan dan terarah. Jangan sampai melenceng dari regulasi yang sudah ditetapkan.

Meskipun menggelar orasi hingga puluhan menit, tak ada satupun anggota DPRD Kabupaten Dompu yang menemui massa karena tidak berada di tempat. Massa kemudian melanjutkan aksi unjuk rasa di depan kantor Pemerintah Kabupaten Dompu. Aksi massa dikawal puluhan aparat Kepolisian Resor (Polres) Dompu. (RUL)

No comments