Breaking News

Diskoperindag Arahkan KSP dan UPS Terapkan Manajemen Syariah

Kegiatan Bimtek Pengelolaan KSP dan USP di PLUT KUMKM Kota Bima, Kamis (16/3/2017). Foto Hamid


Kota Bima, Berita11.com— Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diaperindag) bersama Pusat Layanan Usaha Terpadu dan Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (PLUT-KUMKM) Kota Bima menggelar bimbingan teknis (Bimtek) pengelolaan koperasi simpan pinjam (KSP) dan unit simpan (USP) syariah di aula kantor PLUT-KUMKM, Kamis, (16/3/2017) pagi.

“Jadi melalui kegiatan kami arahkan KSP dan USP yang ada di Kota Bima untuk menerapkan pengelolaan pola syariah. Narasumber kami undang ahli Ekonomi Syariah. Ini baru pertama kali kami gelar,” kata Kepala Bidang koperasi Disperindag Kota Bima, Abdul Rafik kepada Berita11.com di PLUT-KUMKM Kota Bima, Kamis (16/3/2017).

Ia menjelaskan pengembangan KSP dan USP di Kota Bima ke arah syariah merupakan realisasi program Pemerintah Provinsi NTB. Pada tahun 2017 Pemprov menargetkan 500 layanan keuangan skala kecil di daerah menerapkan manajemen syariah.

Kegiatan Bimtek pengelolaan koperasi simpan pinjam syariah juga dihadiri oleh Wakil Wali Kota Bima, H. Rahman H. Abidin. “Sekarang kan ada 30 peserta, harapan kami tahun ini 10 sampai 15 koperasi sudah berpola syariah di Kota Bima. Ke depan secara bertahap akan kami tambah jumlahnya,” ujarnya.

Dari sisi keuntungan, kata Rafik pengelolaan pola syariah berbeda dengan pola layanan keuangan konvensional. Pembagian keuntungan pola syariah berdasarkan bagi hasil, tidak berdasarkan pembagian bunga seperti pola konvensional.

Ia menambahkan, berdasarkan pantauan Disperindag eksistensi beberapa KPS dan UPS sudah melayani masyarakat menggunakan sistim syariah. Namun pengelolaannya belum diterapkan secara utuh. “Ada beberapa yang sudah menerapkan sistim ini. Cuma, belum berbentuk koperasi dan belum sepenuhnya berpola syariah,” katanya. (ID)

No comments