Breaking News

FKPD dan Kominda Bahas Kamtibmas Dompu

Bupati Dompu, Drs H Bambang dan Anggota FKPD saat Rakor Kambtibmas. Foto Syahrul Berita11.com



Dompu, Berita11.com— Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dompu bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah dan Komunitas Intelejen Daerah (Kominda) menggelar rapat koordinasi membahas isu keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Bumi Nggahi Rawi Pahu.

Rakor yang digelar di pendopo Bupati Dompu, Kamis (30/3/2017) pagi dipimpin langsung oleh Bupati Dompu, Drs H Bambang M Yasin. Sejumlah anggota FKPD yang hadir yaitu Kapolres Dompu, Dandim 1614 Dompi, Kajari Dompu,  Kepala Pengadilan Dompu, Kasat Intel Polres Dompu, Tim Intelejen Daerah, Bakesbang Poldagri, Sat Polisi Pamong Praja 
Dompu, Kemenag Dompu  dan unsur lembaga terkait.

Rakor Kamtibmas dimaksudkan untuk menangkal paham radikalisme, ISIS, dan Narkoba. Selain itu untuk menyamakan persepsi, visi dan misi tentang penanganan masalah budaya dan agama dalam penyelesaian masalah yang terjadi dalam masyarakat. Tujuan lainnya membangun kebersamaan dalam menciptakan  situasi Kamtibmas yang aman, kondusif dan mencega Konflik sosial.

Bupati Dompu,  Drs. H Bambang M Yasin berharap Rakor menghasilkan rumusan dan konsep yang akan diterapkan di lapangan.  Secara umum, kondisi Kamtibmas Kabupaten Dompu pada awal tahun 2017  jauh lebih kondusif jika dibandingkan tahun 2016 lalu. Hal itu setidaknya dilihat dari kondisi ketertiban dan keamanan di dalam masyarakat.  

“Yang menjadi perhatian kita sekarang adalah mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan terjadinya gangguan pada pelaksanaan Festival Pesona Tambora, karena rencananya nanti pada saat puncak pelaksanaan FPT Wakil Presiden RI akan datang,” ungkap H Bambang.

Bupati HBY berharap semua pihak aparat keamanan terutama Polri, TNI dan Satuan Polisi Pamong Praja serta stake holder terkait  bersama-sama mendukung upaya menciptakan kondisi kondusif di wilayah Kabupaten Dompu.

Sementara itu, Kapolres Dompu, AKBP Jon Wesly Arianto, S.Ik  meminta kepada masyarakat agar mempercayai kinerja penegak hukum dalam menangani kasus. Jon juga berharap masyarakat berpartisipasi dalam menjaga Kamtibmas.

Menurut dia, embrio ganguan dan masalah  harus disikapi bersama antara unsur terkait, baik pemerintah daerah, FKPD  dan tokoh masyarakat serta tokoh agama agar tidak terjadi masalah yang tidak diinginkan. 

“Dalam mendukung suksesnya pelaksanaan FPT 2017 ini, kami siap menjaga ketertiban dan keamanan, lebih-lebih pada saat pemecahan rekor MURI pawai Saremba dan Katente Tembe. Namun kegiatan nanti  tidak akan berjalan lancar tanpa ada kerjasamanya dari kita semua,” tandasnya. (RUL)



No comments