Breaking News

Gara-gara tak Bawa Ayam, Tenaga TU Tega Aniaya Siswa saat Ujian

Ilustrasi. Orginal Picture, www.kompas.com


Bima, Berita11.com— Entah mimpi buruk apa yang pernah menghampiri  Rudi Radiansyah, siswa kelas 3 SMAN 1 Donggo Kabupaten Bima. Rabu (22/3/2017) pagi saat tengah asyik mengikuti ujian sekolah tiba-tiba dianiaya oleh NA (50) tata usaha (TU) tempat ia sekolah.

Insiden penganiayaan tersebut terjadi di depan siswa dan guru lain yang sedang konsentrasi melaksanakan ujian sekolah. Dari pengakuan korban, ternyata penganiayaan terhadap Rudi dipicu karena tak membawa ayam untuk pihak sekolah. Karena tradisi sekolah setempat, setiap pelaksanaan ujian siswa wajib membawa ayam untuk pegawai atau guru. Buntutnya orang tua korban tak terima pengiayaan yang menimpa anaknya dan melaporkan perbuatan pegawai TU tersebut ke Polsek Donggo.

Kapolres Bima, AKBP Eka Faturrahman, S.Ik membenarkan jika aparat kepolisian sudah menerima laporan korban yang didampingi orangtuanya. Kronologinya sesuai pengakuan Rudi. Awalnya korban disuruh membawa ayam ke sekolah oleh pelaku. Namun korban tak langsung membawa ayam lantaran belum tertangkap.

Mengetahui korban tak membawa ayam, pelaku kemudian mendatangi korban yang sedang mengerjakan soal ujian dan langsung memukul korban di bagian pelipis di bawah mata kanan.

“Jurus liar” oknum pegawai TU itu rupanya mampu meninggalkan luka lebam di  muka korban hingga membuat orang tua korban kesal dan melaporkan kasus yang menimpa anaknya kepada aparat Kepolisian Sektor Donggo.

Faturrahman menyebut jika korban sudah melakukan visum terhadap luka lebam yang dialaminya. “Untuk saksi yang lain belum diperiksa dan akan siap hadir memberikan keterangan besok Kamis,” katanya. (US)

  

No comments