Breaking News

GP Ansor Kota Bima Gelar Silaturahmi Keagamaan

Kegiatan Silaturrahmi yang Digelar GP Ansor Kota Bima, Sabtu (25/3/2017). 


Kota Bima, Berita11.com— Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Bima menggelar silaturahmi keagamaan di masjid Al Anshor Kelurahan Penatoi Kecamatan Mpunda Kota Bima, Sabtu (25/3/2017) siang.

Kegiatan silaturahmi yang bertema “Pererat Ukhuwah Islamiyah, Ukhuwah Wathoniyah, dan Ukhuwah Basyariah demi tercapainya Islam Rahmatan Lilalamin"  tersebut dihadiri Ketua MUI NTB, Prof. Syaiful Muslim, Ketua MUI Kota Bima, Drs TGH M. Saleh Ismail, Ketua GP Ansor Provinsi NTB, Zamroni Aziz, SH.I, Kasat Binmas Polres Bima Kota, Kompol M Yamin, Ketua BKPRMI Kota Bima, Burhanuddin dan puluhan warga Kelurahan Penatoi.

Ketua GP Ansor NTB, Zamroni Azis SHI menjelaskan, kegiatan silaturahmi yang diselenggarakan  merupakan program GP Ansor NTB. Kegiatan serupa gencar dilakukan dalam menebar kebaikan bagi sesama, saling mengingatkan dan menasehati.

“Semoga kita semua senantiasa menjaga tali silaturahmi demi mewujudkan kota Bima yang ramah, aman dan nyaman bagi semua warganya,” harapnya.

Sementara Ketua MUI  NTB, Prof. Syaiful Muslim mengatakan ukhuwah islamiyah adalah semangat Islam yang senantiasa dijunjung tinggi. Bersilaturahmi dimanapun berada demi menjaga persatuan antar sesama umat Islam adalah upaya agar Islam menjadi lebih kokoh dan tidak mudah diadu domba oleh kepentingan duniawi.

“Sebuah kesyukuran tersendiri apabila kita masih memelihara sunnah rasul menjaga silaturahmi seperti yang kita lakukan saat ini,” katanya.

Diingatkannya, bahwa barang siapa yang ingin dipanjangkan umurnya dan senantiasa dirahmati maka harus memperbanyak silaturahmi. Ukhuwah wathoniah menjadi penting dan dibutuhkan pada setiap sendi kehidupan berbangsa dan bernegara agar NKRI senantiasa menjadi aman, tentram, dan nyaman bagi seluruh rakyatnya.

“Untuk itu, MUI mengajak seluruh rakyat Indonesia khususnya masyarakat Kota Bima agar saling menjaga dan menjadikan Islam sebagai rahmatan lil alamin,” katanya.

Dikatakan dia, MUI juga mengajak rakyat Indonesia khususnya masyarakat Kota Bima agar mengutamakan gotong royong dalam menyelesaikan masalah seperti contoh bahu membahu saling membantu korban banjir Bima beberapa waktu lalu.


MUI memiliki harapan besar terhadap generasi muda Kota  Bima dalam memberikan kontribusi nyata agar konflik komunal hingga radikalisme tidak lagi menjadi permasalahan yang selalu membawa Bima ke zona merah. (UN)







No comments