Breaking News

IKSABADO Desak Bupati Bima Sikapi Kasus Penganiayaan Siswa SMAN 1 Donggo

Ketua Umum IKSABADO, Drs H Arif Jafar, M.Si. Foto Berita11.com


Bima, Berita11.com— Ikatan Keluarga Samawa asal Bima dan Dompu (IKSABADO) prihatin terhadap aksi kekerasan yang dialami Rudi Radiansyah, siswa SMAN 1 Donggo yang dihajar NA, pegawai TU di sekolah itu lantaran tak membawa ayam ketika ujian sekolah berlangsung.

IKSABADO meminta agar Bupati Bima, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Bima mengambil tindakan tegas terhadap oknum pegawai negeri sipil (PNS) itu.

“Kami sedang mempertimbangkan menemui Bupati Bima untuk menyampaikan keprihatinan dan mendesak pengusutan kasus tersebut. Mohon Kadis (Dikbud) kawal dan tuntaskan keadilan atas kasus tersebut,” desak Ketua IKSABADO, Drs H Arif Jafar, M.Si melalui group WhatshApp Berita11.com.


Baca Juga:


Menurut pria yang juga Ketua Forum Komunikasi Lintas Etnis (FKLE) Kabupaten Sumbawa ini, aksi brutal NA yang memukul siswa hanya lantaran tak membawa ayam menjadi noda yang memalukan bagi peradaban kemanusiaan di Bima. Untuk itu, Bupati dan Dinas Dikbud harus bersikap tegas. 

Ini noda memalukan bagi Peradaban Kemanusiaan kita di Bima,” ujar H Arif yang juga Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sumbawa ini.

Desakan yang disampaikannya, juga merupakan permintaan warga Bima di Sumbawa. Arif juga mengapresiasi kinerja aparat Kepolisian Resor Bima di bawah kendali AKBP Eka Faturrahman yang sudah mengatensi kasus kekerasan di lingkungan pendidikan tersebut. 

“Saya dan teman-teman dari Sumbawa akan terus memonitor perkembangan penanganannya. Selamat kepada Kapolres Bima, semoga sukses,” imbuh H Arif.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Bima, Drs H Lukman mengisyaratkan, dinas setempat akan mengatensi kasus kekerasan yang menimpa Rudi Rudianyah, siswa kelas 3 SMAN 1 Donggo ketika ujian sekolah berlangsung. Untuk tahap awal Dinas Dikbud akan berkomunikasi dengan UPT Dinas Dikbud Kecamatan Donggo.

“Karena itu itu prilaku tidak mendidik dan perlu dibina dan dikasi pelajaran, terimakasih sebelumnya,” isyarat Lukman. (US)

No comments