Breaking News

Keitinggian Air Capai 1 Meter, Listrik Padam, Sebagian Warga Mengungsi

Sejumlah Warga Kota Bima Mengungsi di Masjid Sultan Muhammad Salahuddin Bima. Ist


Kota Bima, Berita11.com— Luapan banjir bandang kembali terjadi di Kota Bima. Sejumlah kelurahan yang pernah direndam banjir Desember 2016 lalu, kembali direndam air bah setelah hujan mengguyur Kota Bima selama lebih dari lima jam.

Sejumlah kelurahan yang direndam banjir yaitu Kelurahan Dara, Paruga, Kelurahan Pane, lingkungan Saleko Kelurahan Sarae, Penaraga, lingkungan Bedi Kelurahan Manggemaci, Kelurahan Sadia dan lingkungan Karara Kelurahan Monggonao. Ketinggian luapan banjir di Kelurahan Dara mencapai dada manusia dewasa.

Sejumlah tim evakuasi diturunkan untuk membantu masyarakat yang terjebak banjir. Sebagian warga Paruga dan Kelurahan Dara mengungsi lebih awal. Beberapa titik pengungsian warga seperti masjid Sultan Muhammad Salahuddin Bima di depan lapangan Serasuba Kota Bima.

Ketika luapan banjir, aliran listrik di sejumlah pemukiman warga seperti di Kelurahan Dara, Tanjung, dan Sadia dipadamkan. Hingga pukul 20.00 Wita, hujan masih mengguyur Kota dan Kabupaten Bima.

Pantauan Berita11.com, sejumlah tim berupaya mengevakuasi warga di Kelurahan Dara terutama ibu-ibu dan anak-anak. Beberapa warga tampak memantau banjir karena kuatir air terus meluap.

Informasi yang dihimpun, luapan banjir menggenangi ribuan rumah warga. Sekira pukul 21.00 Wita, hujan berhenti mengguyur Kota Bima. tak lama setelah itu luapan banjir mulai surut.


Warga lingkungan Bedi Kelurahan Manggemaci Kota Bima, Dayat mengaku sejak Minggu sore sudah siaga karena banjir meluap hingga ke pemukiman dan rumah warga. “Kena banjir tapi sekitar 20 menit lalu sudah mulai surut,” ujar Dayat kepada Berita11.com, Minggu malam. (SY)


Upaya Evakuasi Warga yang Sakit. Ist


No comments