Breaking News

Masih Ada 100 Kilometer Jalan di Kabupaten Bima yang belum Diaspal

Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Bima, Sutami ST. Foto Berita11.com


Bima, Berita11.com— Hingga kini masih ada 100 kilometer jalan di wilayah Kabupaten Bima yang belum diaspal. Akibatnya sebagian desa belum memiliki akses memadai untuk mencapai ibukota daerah dan sejumlah lokasi strategis seperti pasar.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Bima, Sutami, ST menyebutkan, sejumlah ruas jalan yang belum diaspal seperti Desa Ntoke di Kecamatan Wera, Desa Riamau Kecamatan Wawo dan jalan sepanjang enam kilometer di Desa Mangge Dalam Kecamatan Lambu Kabupaten Bima.

“Jalan yang sudah tertangani 80 persen, sisanya tinggal 20 persen atau lebih kurang 100 meter. Sebenarnya tidak terisolir, walaupun belum diaspal sudah bisa dilalui sepeda motor,” ujar Sutami kepada Berita11.com di Dinas PU, Kamis (23/3/2017).

Sutami mengisyaratkan, Dinas PU hanya akan menangani pengaspalan jalan yang masuk dalam wilayah kewenangan Kabupaten Bima atau R1. Pada tahun 2016 lalu Dinas PU menangani delapan ruas jalan meliputi dua paket di Kecamatan Belo yakni Desa Ntonggu dan Tente-Ncera, Belo-Nata, Nata-Cenggu dan Rupe-Kalodu Kecamatan Langgudu. Total anggaran Rp8 miliar lebih.

“Khusus ruas jalan di Rupe menggunakan beton siklok karena jalannya nanjak. Kita rencanakan beton kemarin, karena masyarakat di sana senang produk itu. Karena ada selaput gigitanya memudahkan untuk lalulintas naik turun, ketimbang aspal,” ujar Sutami.

Secara umum, kesulitan yang dihadapi Dinas Pekerjaan Umum dalam melaksanakan proyek aspal jalan tak semata terkait masalah anggaran dan lobi di sejumlah kementerian terkait di Jakarta. Namun juga terkait resistensi dari masyarakat yang menolak lahannya digunakan untuk kegiatan pembukaan jalan baru. (US)

No comments