Breaking News

Perempuan belum Mendapatkan Porsi Ideal di Legislatif dan Birokrasi

Dra Hj Sri Ratnawati, MH. Foto Berita11.com


Bima, Berita11.com— Sudahkah perempuan mendapatkan kesempatan yang sama pada berbagai lini? Menurut Ketua Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi) Kota Bima, Dra Hj Sri Ratnawati, MH, perempuan di Kota Bima belum mendapatkan kesempatan karir yang sama khususnya di lembaga legislatif dan jenjang karir di birokrasi.

Bahkan menurut Sri Ratnawati, masih banyak perempuan yang mendapatkan perlakuan tidak adil di tempat kerja. Misalnya wanita yang bekerja di pabrik. Mereka tidak mendapatkan gaji yang sama meskipun memiliki beban kerja yang sama dengan laki-laki. 
Padahal mestinya tidak ada sekat gender, namun praktik tidak adil itu masih saja terjadi.

Di Kota Bima dan Kabupaten Bima, perlakuan tidak adil itu malah lebih parah. Bahkan pada masa silam, perempuan dianggap tabu jika bercita-cita menempuh pendidikan tinggi. Tugas wanita tak lebih melayani suami sejak dia bangun hingga tidur.

“Di Bima lebih parah, perempuan sekolah dianggap tabu. Kerjanya melayani suami dari saat mata suami terbuka hingga suami tidur,” katanya.

Masalah kesempatan yang sama itu, masih terjadi hingga kini. Itu setidaknya dilihat dari porsi kursi di DPRD Kota Bima dan Kabupaten Bima, hanya tiga orang kaum hawa yang mendapatkan kursi di lembaga legislatif.  Porsi yang tak berbeda jauh juga tergambar pada struktur dalam birokrasi. Masih ada persepsi sebagian pihak yang menganggap bahwa perempuan tak layak menempati jabatan tertentu. Padahal prestasi dan kemampuan perempuan tak kalah dari kaum adam.

“Seharusnya diberi ruang yang sama untuk perempuan. Tentu dengan melihat kemampuan. Kalau mampu harusnya diberikan kesempatan yang sama,” katanya.

Meskipun meminta kaum hawa diberikan porsi yang proporsional, Ratnawati juga sepakat jika perempuan tak boleh melupakan kodratnya. “Kerja dan karir itu adalah tugas tambahan setelah mendapatkan ijin suami. Wanita juga jangan melupakan kodratnya,” katanya. (US)

No comments