Breaking News

Save Rabitah, Perempuan Mbojo Pawai Rimpu

Persiapan Peserta Pawai Rimpu Mbojo sebelum  Aksi #Save Rabitah. Foto Hamid Berita11.com


Kota Bima, Berita11.com— Memperingati Hari Perempuan Internasional (Internasional Woman’s Day) yang jatuh pada tanggal delapan Maret, sejumlah pemudi di Bima melakukan aksi mengenakan rimpu. Kegiatan juga sebagai bentuk solidaritas untuk #SaveRabitah, TKW asal Lombok Utara yang diperlakuan tidak manusiawi oleh majikannya.

Kegiatan ini awalnya hanya kegiatan pada tingkat provinsi. Jadi teman-teman di provinsi menginspirasi jika rimpu adalah budaya milik suku Mbojo. Kami sudah membuat #SaveRabitah mengikuti kegiatan provinsi,” kata koordinator kegiatan Handayani Nursafiah di Paruga Na’e Convention Hall, Rabu (8/3/2017) sore.

Safiah menjelaskan aksi rimpu digunakan sebagai lambang perlawanan kekerasan terhadap perempuan. Pihak panitia tidak membatasi jumlah peserta. Bagi yang ingin berpartisipasi bisa langsung mengenakan rimpu menggunakan songket khas daerah bima. kegiatan juga akan dirangkaikan dengan kegiatan pawai dan long march menuju museum ASI Mbojo, pentas sastra, pemutaran film tentang perempuan.

Kemudian pada malamnya, dilakukan penandatanganan petisi oleh perempuan Mbojo yang akan dikirim pada pihak Internasional Women’s Day. Rencananya kegiatan serupa akan kembali diselenggarakan pada tahun depan.

“Ini sebagai partisipasi kita di Bima untuk peringatan Internasional Women’s Day,” katanya. (ID)

No comments