Breaking News

Tak Kalah dari Bima, ini arah Pembangunan Kabupaten Dompu

Soekarno, ST, MT. Foto Berita11.com


Dompu, Berita11.com— Selain dinamika masyarakat yang kondusif, Kabupaten Dompu memiliki kantung-kantung baru untuk menggerakan ekonomi masyarakat dan roda pembangunan yaitu sektor pertanian, perkebunan, pertambangan dan niaga.

Desain pengembangan berbagai sektor di Kabupaten Dompu dikemas dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Sesuai dokumen itu, salah satu sektor unggulan terutama pengembangan jagung pada sektor pertanian.

“Jadi jagung saja sumber daya pertanian. Kita mulai hulu ke hilir dari turunannya, sehingga Dompu nanti tidak hanya sekadar menjadi pemasok. Kita upayakan nanti, mudah-mudahan  dengan pembangunan pelabuhan Nusantara Kilo kita kemudian membangun pabrik pakan dedak jagung itu dalam bentuk produk jadi atau setengah jadi,” ujar Kepala Bagian Perekonomian Setda Kabupaten Dompu, Soekarno, ST.,MT kepada Berita11.com di Dompu, Kamis (2/3/2017).

Sebagai sektor utama, pengembangan potensi jagung diharapkan memiliki daya dorong yang kuat untuk pertumbuhan ekonomi Kabupaten Dompu. Pada sisi lain diharapkan mampu menyerap banyak tenaga kerja. Sektor lain yang terus didorong yaitu perkebunan, pertambangan dan niaga. Upaya yang dilakukan Pemkab Dompu saat ini mendorong upaya dari berbagai sektor itu bersinergi sehingga menghasilkan multiefek untuk masyarakat.

Upaya lain yang dilakukan pemerintah saat ini mendorong propagansi dari berbagai sektor itu. Sehingga meningkat jika dibandingkan dengan hasil yang diraih dari pengembangan satu sektor.

“Pengembangan tidak hanya terpacu pada satu sektor, tapi berbagai sektor. Propagansi (amplifiernya) berkali-kali lipat dari yang hanya bisa dihasilkan satu sektor. Kalau semua bergerak bersamaan bisa menyelesaikan persoalan-persoalan bersama. Ada sinergi antar sektor,” ujar Soekarno.

Untuk sektor niaga, Pemkab Dompu menyiapkan pelabuhan Nusantara di Kecamatan Kilo. Pelabuhan tersebut akan didukung oleh Teluk Cempi dan Teluk Saleh. Pada sisi lain, Bupati HBY juga mendorong peternakan kandang, penggemukan ternak dan penyediaan daging. Pelabuhan Kempo akan dijadikan jalur pengumpan, sedangkan jalur niaga di pelabuhan Nusantara Kilo. Harapannya masyarakat terutama pebisnis mendapatkan keuntungan lebih baik.

“Kita bisa diuntungkan kemudahan distribusi keluar-masuk barang. Kita dimudahkan, ada kemudahan pergerakan ekonomi dan pertambahan ekonomi otomatis lari ke tenaga kerja dan perputaran barang lebih cepat. Kita juga diuntungkan pertumbuhan wilayah,” kata Soekarno.

Menurutnya, setelah beroperasi pelabuhan Nusantara, maka wilayah sepanjang jalur Utara akan tumbuh dan memicu daerah sepanjang jalur terlibat pada sektor produksi. Hasil lainnya, ada kemudahan akses pemasaran, sehingga harga barang akan jauh lebih baik.

“Pembeli-pembeli utamanya bisa langsung datang dan dan turun ke sini. Yang lebih utama kita bisa menekan inflasi. Kalau barang melalui Bima, itu harga barang lebih tinggi di Dompu. Jadi kita harapkan bergeser, Dompu mendapatkan harga barang tak jauh dengan Surabaya, sehingga daya beli semakin tinggi, pendapatan banyak. Uang-uang lebih banyak untuk saving sebagai modal ke depan,” katanya.

Tidak hanya terfokus pada pengembangan sektor di darat, Pemkab Dompu juga akan menggarap sektor kelautan dan perikanan termasuk budidaya seperti lobster dan udang,” jelas Soekarno.

“Kita lagi buatkan arahan skenorionya bagaimana supaya Dompu terus berkembang, tebu ini menjadi pergerakan ekonomi,” katanya. (US)

No comments