Breaking News

Bakesbangpol Antisipasi Dini Ancaman Gangguan Pilkada Kota Bima

Drs Abdul Farid/ Hamid Berita11.com



Kota Bima, Berita11.com— Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Bima berkomitmen mewujudkan pelaksanaan Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bima tahun 2018 yang aman dan damai.

Mengantisipasi gejolak keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) Bakesbangpol saat ini tengah membangun koordinasi dengan pihak-pihak terkait.

“Kami siap bekerja maksimal untuk membantu menyukseskan pelaksanaan Pilkada yang aman, damai serta kondusif dengan menjalin komunikasi dengan semua pihak terkait,” kata Sekretaris Badan Kesbangpol Kota Bima, Drs. Abdul Farid di Badan Kesbangpol kepada Berita11.com di Bakesbangpol, Senin (19/4/2017).

Ia menuturkan Bakesbangpol sebagai bagian dari intelijen daerah akan berperan aktif memberikan informasi tentang situasi dan kondisi terkait proses dan tahapan sehingga saat muncul gejolak Kamtibmas, agar bisa segera ditangani dan diatasi.

Menurut Farid,  karena dalam waktu tak lama lagi proses dan tahapan pemilihan wali kota dan wakil wali kota akan dimulai, maka ketertiban daerah harus tetap kondusif.

"Bersama aparat Kepolisian, TNI serta bersama organisasi politik. Kami telah berkomitmen untuk bersama mencegah terjadinya kerawanan sosial yang dapat mengganggu proses pelaksanaan Pilkada," ujarnya.

Untuk menunjang tertib pelaksanaan tahapan dan proses Pilkada,  Bakesbanglpol  juga menjalin komunikasi dan memaksimalkan peran forum dan kelompok Kamtibmas. Serta intens membangun koordinasi menyeluruh bersama pemangku kepentingan (stake holder) untuk meminimalisasi dan mencegah gangguan Kamtibmas.

"Kita akan tunjang proses dan pelaksanaannya dengan maksimal. Kita memaksimalkan tugas pemantauan baik melalui peninjauan lapangan secara langsung, juga melalui pemanfaatan informasi intelejen,” katanya.

Berdasarkan pemetaan Kamtibnas sejak Januari, belum ada satu pun laporan pengaduan terkait gangguan Kamtibmas, sehingga disimpulkan kondisi Kota Bima masih kondusif.

“Meskipun proses Pilkada dimulai pada bulan Juni mendatang, namun kita tetap lakukan koordinasi dan komunikasi dengan pihak terkait. Terbukti untuk sementara keamanan dapat terjaga, dan kami berkomitmen hingga akhir proses Pilkada tetap kondusif,” tandasnya. (ID)

No comments