Breaking News

Banjir di Dompu Telan Korban Jiwa, Operator Eksavator Terseret hingga Tewas

Proses Evakuasi Korban yang Dilakukan Tim Basarnas Bima, Selasa (4/4/2017)/ RUL


Dompu, Berita11.com— Bencana banjir yang terjadi di wilayah Kabupaten Dompu, Senin (3/4/2017), ternyata menelan korban jiwa. Korbannya, Dono Setiawan (25) operator eksavator PT Kayana Surabaya asal Blitar Jawa Timur. Jasad korban ditemukan oleh tim gabungan Basarnas Bima, BPBD Dompu, Brimob, TNI, Orari lokal, dan Polres Dompu, Selasa (4/4/2017) sekira pukul 11.30 Wita.

Korban ditemukan setelah sempat terseret bersama eksavator Senin (3/4/2015) di jalur sungai, tak jauh dari areal Sipon STA KM 4000 areal basecamp Pelita dan basecamp Saneo proyek bendungan Raba Baka kompleks Desa Saneo.


Baca Juga:

“Kemarin kami mendapatkan informasi bahwa ada korban yang terseret arus banjir. Dasar itu pun, kami langsung bergerak untuk melakukan pencahrian. Hasilnya, hari ini sekitar pukul 11.30 wita kami berhasil menemukan korban dalam kondisi sudah tidak bernyawa di atas gundungkan tanah yang tak jauh  dari TKP atau lokasi pertama korban terseret arus banjir,” ungkap Koordinator Basarnas Pos Bima, Heryanto kepada awak media usai proses evakuasi  jenazah di RSUD Dompu. 

Saat proses pencarian, tim Basarnas sempat terkendala medan yang bergelombang, curam dan kondisi longsor. Bahkan tim terpaksa menggunakan tali untuk mengangkat jasad korban.

“Kondisi korban pada saat ditemukan masih utuh dan masih bisa dikenali. Hanya saja, pada saat ditemukan korban sudah tidak terlihat mengenakan celana dan hanya terlihat korban mengenakan baju,” kata Heryanto.

Proses evakuasi korban banjir berhasil dilakukan karena Basarnas dibantu tim Brimob Dompu, Sabhara Polres Dompou, TNI dan Orari lokal dan BPBD. “Kami berhasil menemukan jasad korban berkat bantuan dan kerjasama dari berbagai pihak aparat dan lainya,” ujar Haryanto.

Pada kesempatan yang sama, Humas PT Nindya Karya (NK), Sanusi H. Abubakar, membenarkan adanya kejadia tersebut. “Ini masalahnya karena kejadian banjir dan bukan karena kelalaian perusahaan,” katanya.

Sebagai bentuk tanggungjawab perusahaan, PT NK menanggung seluruh biaya, termasuk pemulangan jasad korban ke daerah asal. “Saat ini kami masih berkoordinasi dengan pihak keluarga korban yang ada di sini. Kalaupun ada pesawat sekarang, jenazah korban akan di pulangkan hari ini. Tapi kalau pesawatnya besok jadi jenajah korban akan dipulangkan besok. Tapi kami masih menunggu hasil visum oleh pihak RSUD Dompu dan keputusan keluarga korban,” jelasnya. (RUL)


Proses evakuasi korban/ Foto Syahrul Berita11.com










No comments