Breaking News

Dua Tersangka Pengakut Kayu di Hutan Negara Kabur, Prosesnya belum Jelas

Sejumlah Tersangka yang Diduga Mengangkut Kayu dari Hutan Negara Olat Rawa.

Sumbawa, Berita11.com— Hingga kini proses hukum terhadap dua kasus “penjarahan” kayu dari dalam kawasan hutan Gili Ngara Olat Rawa Sumbawa dan  kasus di luar kawasan hutan Olat Rawa belum bisa dilakukan aparat terkait.

Sedikitnya, ada beberapa pihak yang terlibat dalam penanganan kasus tersebut sehingga menyebabkan tumpang tindih.

Sebelumnya, kasus pengangkutan kayu dari dalam kawasan hutan Gili Ngara Olat Rawa Sumbawa terjadi Senin (17/4/2017) lalu. Dua orang tersangka pengakut kayu yaitu SY dan SD berhasil kabur di tengah ketatnya penjagaan aparat.

Kendati demikian barang bukti berupa 1 chaisaw, kendaraan truk dan empat log kayu jati berhasil diamankan. Hingga kini, barang bukti truk masih berada dalam kawasan karena kendala proses evakuasi.

Proses lebih lanjut untuk kasus lain yaitu LK 05 yang masuk dalam wilayah tugas Kesatuan Pengelaan Hutan (KPH) Batu Lanteh juga belum dapat diproses sesuai ketentuan berlaku. Dua warga yang diamankan terkait kasus tersebut yaitu SR dan IW yang ditangkap saat keluar dari gudang di luar kawasan hutan di jalan raya Desa Olat Rawa.

Aparat mengamankan 113 batang keping jati olahan yang diangkut menggunakan truk tanpa disertai dokumen. Namun aparat belum bisa menyimpulkan apakah terkait tindak pidana hutan atau tidak. Karena dari hasil lacak balak, pelaku dapat menunjukkan lokasi tonggak di tanah miliknya yang berada di luar kawasan hutan. (ST)

No comments