Breaking News

Dua TKA Ilegal Kerja di Hotel, Disnakertrans Layangkan Peringatan Kedua

Adel Linggiardi SE/ Foto Berita11.com

Bima, Berita11.com— Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Bima akan kembali melayangkan surat teguran kepada pengelola jasa penginapan Kalimaya Dive Resort karena memperkerjakan dua tenaga kerja asing (TKA) tanpa ijin dari dinas setempat.

Kepala Disnakertrans Kabupaten Bima, Adel Linggiardi, SE menyatakan, surat teguran pertama sudah dilayangkan dinas setempat dua pekan lalu. Namun tidak direspon oleh perusahaan penginapan itu. Sesuai hasil penyelidikan dan pengumpulan data oleh Disnakertrans, dua TKA yang bekerja di resort itu merupakan tenaga ilegal. Sebab hingga kini belum mengantungi surat ijin atau pemberitahuan dari Disnakertrans.

“Kami akan layangkan surat teguran kedua lagi. Sebelumnya teguran pertama sudah kami kirim,” ujar Adel Linggiardi di Disnakertrans, Selasa (18/4/2017).

Dikatakannya, Disnakertrans juga akan mempertimbangkan mengeluarkan sanksi terberat bagi sejumlah TKA ilegal itu. Tahap awal, dinas akan berkoordinasi dengan Kantor Imigrasi Kelas III Bima. Sebelumnya informasi awal tentang keberadaan tenaga kerja asing disampaikan oleh masyarakat.

Salah satu sanksi terberat yang bisa direkomendasikan oleh dinas yaitu deportasi TKA ilegal. Namun sebelum itu dinas akan berkoordinasi dengan Kantor Imigrasi Kelas III Bima.

“Sampai saat ini kami juga masih mendata para pekerja asing. Untuk saat ini yang terdata baru sebagian. Kami juga mendandalkan informasi dari masyarakat,” ujar Adel.

Disnakertrans menduga masih banyak tenaga kerja asing yang belum terpantau karena terbatasnya personil pengawas dari dinas. Selama ini Disnertrans lebih banyak mengandalkan jejaring informasi dari masyarakat. Beberapa TKA ilegal diperkirakan masih banyak. Hanya saja yang terpantau oleh dinas hanya sebagian.

Mantan Sekretaris Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Bima ini mengakui masih banyak perusahaan yang nakal tak menyampaikan laporan tentang penggunaan TKA. Padahal sesuai ketentuan setiap perusahaan yang memperkerjakan tenaga asing wajib menyampaikan laporan kepada pemerintah. (US)

No comments