Breaking News

Kasus K2 Dompu kok Jalan di Tempat?

Aksi GEBPMAD Dompu Mendesak Penuntasan Kasus K2 Kabupaten Dompu.

Dompu,  Berita11.com—  Penanganan kasus perekutan Calon Pegawai Negeri Sipil Katagori Dua (K2) Kabupaten Dompu sampai saat ini terus bergulir di Polda NTB. Namun hingga kini prosesnya masih jalan di tempat. Belum ada penetapan tersangka dalam kasus yang “labeli” BPK menyebabkan kerugian negara itu.

Sejumlah elemen mahasiswa dan aktivis di Dompu pun bertanya mengapa aparat kepolisian tak kunjung menetapkan tersangka dalam kasus itu.  “Kami heran terhadap penanganan kasus ini oleh pihak Polda NTB. Sampai saat ini tidak hanya berkembangan dan belum juga ada penetapan tersangka,” ungkap Ketua Umum Gerakan Pemuda Mahasiswa Dompu (GEBPMDA), Syahrurramadan kepada Berita11.com, Selasa (18/4/2017).

Menurut Syahrurramadan, kasus K2 itu ditangani sejak beberapa tahun lalu. Bahkan Polda NTB pernah berjanji bahwa penetapan tersangka akan dilakukan setelah dokumen hasil penghitungan kerugian negara  diserahkan oleh BPKP NTB.

“Nah, dokumen hasil hitungan kerugian negara sudah di kantungi oleh Polda NTB. Tapi mereka belum menetapkan tersangka. Ada apa ini?”  tanya Syahrurramadan.

Dia menilai, bahwa Polda NTB lamban memproses kasus K2 Dompu. Buktinya, penanganan kasus itu masih jalan di tempat. “Limit waktu penanganan kasus ini sudah lama terlampui dan belum juga ada perkembangan terhadap penangananya,” ujarnya.

Menyusul masalah itu, GEBPMDA dan sejumlah elemen lain di Dompu terus menggelar aksi unjuk rasa untuk mendesak finalisasi proses kasus itu terutama penetapan tersangka. 

“Sampai detik ini,  kami terus turun ke jalan dan melakukan aksi unjukrasa di depan Mapolda NTB untuk mempertanyakan kapan penetapan tersangka dalam kasus tersebut,” katanya.

Ditambahkannya, jika korps Tibrata tak kunjung menetapkan tersangka, maka akan mengundang pertanyaan dari berbagai pihak. “Kalau seperti ini adanya, maka hal yang wajar ketika kami meragukan kinerja Polda,” tandasnya. (RUL)

No comments