Breaking News

Nah, BPN Akui Ada 20 Sertifikat Ganda

Ilustrasi


Bima, Berita11.com— Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bima mengakui hingga kini sedikitnya ada 20 sertifikat ganda (double) untuk lahan yang sama milik masyarakat Kabupaten Bima. persoalan tersebut berpotensi memicu konflik agraria.

Kepala Sub Bagian Tata Usaha BPN Kabupaten Bima, Ridwan menyebutkan, munculnya sertifikat tanah ganda disebabkan dua hal yaitu masyarakat tidak secara jujur menyampaikan informasi kepada BPN. Misalnya hak kepemilikan sebuah tanah sudah dilegalkan dalam bentuk sertifikat. Namun belakangan ahli waris tanah mengurus sertifikat baru tanpa menyampaikan riwayat tentang sertifikat lama.

“Padahal dulu orang tua (pemilik tanah) sudah sertifikat tapi tidak memberi tahu secara jujur dan sertifikatnya hilang,” ujar Ridwan.

Penyebab lain sebut Ridwan karena tidak tersedianya data lengkap terkait tanah di BPN. 
Laporan terkait status sertifikat biasanya diperkuat oleh pemerintah desa. “Ada dua kontrolnya, pemilik tanah tidak secara jujur memberikan informasi kepada BPN dan data mengenai tanah yang susah dicari,” ujarnya.

Untuk mengantispasi masalah sertifikat tanah ganda, lima tahun terakhir BPN Kabupaten Bima telah melakukan berbagai upaya. Salah satunya dengan menyiapkan peta dan data base titik koordinat tanah.

“Kita sekarang sudah lima tahun semua sertifikat tanah ada petanya, koordinat dimana letaknya, geografisnya ada,” pungkas Ridwan. (US)

No comments