Breaking News

Paket Naskah Soal UN SMK Tiba di Bima

Proses Pemindahan Paket Soal UN SMK di Mapolres Bima, Sabtu (1/4/2017) Malam. Foto US


Bima, Berita11.com— Paket naskah soal Ujian Nasional (UN) Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) tiba di Mapolres Bima, Sabtu (1/4/2017) malam, setelah distribusinya dari Mataram sempat terhambat cuaca buruk yang  menyebabkan pohon tumbang menutup ruas jalan di wilayah Kabupaten Bima.

Proses penerimaan soal disaksikan Kepala TU UPT Layanan Dikmen PK PLK Bima, Arif Rahman dan sembilan Kepala SMK di Kabupaten Bima yang akan menggelar UN Berbasis Kertas (manual) mulai Senin (3/4/2017) awal pekan depan.

Proses ditribusi soal dari Mataram menggunakan dua mobil merek Avanza dan Ertiga dikawal dua aparat Intel Polda NTB. Setelah tiba di Mapolres Bima, 12 dus soal berisi naskah naskah soal ujian dan belasan CD soal cadangan dibuka dan disortir oleh masing-masing sekolah disaksikan Kasat Intelkam Polres Bima, Kanit Sosbud Satuan Intelkam Polres Bima, Bripka Adinata.

Setelah pengecekan dan penandatanganan berita acara penerimaan, naskah soal dititip di ruangan Satuan Intelkam Polres Bima. selanjutnya, sesuai rencana, naskah soal akan diambil pihak sekolah dengan pengawal Unit Intelkam tiap Polsek, Minggu (2/4/2017).

Sejumlah Kepala SMK di Kabupaten Bima mengaku kecewa karena proses distribusi soal UN tahun 2017 sangat buruk. Masalahnya koordinasi antara pihak UPT Layanan Dikmen PK PLK Bima dengan pihak Dinas Dikbud Provinsi NTB, dan aparat Kepolisian sangat rendah sehingga menyebabkan sejumlah sekolah harus menunggu hingga belasan jam, sejak Minggu pagi. Padahal ketika Bidang Dikmen masih bergabung dengan Dinas Dikpora penyaluran soal sangat lancar karena koordinasi Dinas Dikpora dengan pihak Kepolisian dan Dinas Dikpora Provinsi NTB sangat lancar. Akibat masalah tersebut sejumlah Kepala SMK harus menunggu hingga belasan jam distribusi soal di Mapolres Bima.

Kepala TU UPT Layanan Dikmen PK PLK Bima, Arif Rahman menyebut, sedikitnya ada sembilan SMK negeri dan swasta di Kabupaten Bima yang akan melaksanakan ujian nasional berbasis kertas (manual), sisanya 12 SMK melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

“Totalnya ada 21 sekolah di Kabupaten Bima dan ditambah 10 sekolah di Kota Bima sehingga jumlahnya 31 sekolah,” ujar dia kepada Berita11.com di UPT Layanan Dikmen PK PLK.

Menurut Arif, sejauh ini tidak ada kendala terkait rencanan pelaksanaan UNBK maupun UN manual. Karena hingga kini UPT setempat belum menerima keluhan dari sekolah. “Tentunya kalau ada masalah terkait persiapan sekolah pasti menyampaikan keluhannya kepada kami,” katanya. (US)




No comments