Breaking News

PLTMG Bima Diproyeksi Rampung Bersama PLTU

Pejabat PLN NTB Area Bima. Foto Berita11.com


Bima, Berita11.com— Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Bima diproyeksi rampung bersama Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU). Kedua pembangkit merupakan bagian dari proyek penyediaan listrik di wilayah NTB sebesar 500 MW.

Asisten Manager Pembangkitan PLN NTB Area Bima, Azrun mengatakan, sesuai rencana PLTMG Bima berkekuatan 1x50 MW sedangkan PLTU Bonto seperti rencana awal yaitu 2x10 MW. Proyek PLTMG direncanakan rampung dan akan diserahkan pada PLN Area Bima pada 15 bulan mendatang.

“Sesuai rencana yang sudah disosialiasikan kemarin termasuk kepada pemerintah daerah yaitu 15 bulan ke depan atau satu setengah tahun,” katanya.

Proyek PLTMG Bima dibangun untuk menjawab kebutuhan listrik di daerah Bima dan Dompu. Setelah rampung PLTMG Bima akan dihubungkan dengan sistem interkoneksi dengan PLTMG Taliwang Sumbawa.

PLN berharap setelah tersedianya stok listrik dari PLTU Bonto dan PLTMG Bima maka kebutuhan listrik untuk perusahaan dan masyarakat umum dilayani PLN secara maksimal. Hingga kini PLTMG dan PLTU Bonto masih dirampungkan oleh Unit Pelaksana Proyek (UPP) Pembangkit dan Jaringan Sumbawa.

“Kami berharap dengan tersedianya listrik yang lebih baik maka kegiatan investor juga lancar. Ini juga untuk membantu pemerintah daerah dan masyarakat,” katanya.

Sesuai laporan kepada PLN Area Bima, Azrun mengakui masih ada beberapa kendala yang dihadapi UPP Katrin Sumbawa dalam merampungkan PLTU Bonto yaitu untuk kegiatan pembangunan jaringan tower Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT). Umumnya, ketika proses pembebasan lahan kadang menghadapi resistensi dari masyarakat. Setiap tower jaringan memerlukan lahan sekitnya 10x10 meter.

“Misalnya untuk jaringan yang menuju Kecamatan Sape kesulitan untuk proses pembebasan lahan. Padahal untuk GI (Gardu Induk) Sape sudah rampung,” ujarnya. (US)



No comments