Breaking News

Tolak Alfa Mart, FGRM Gelar Unjuk Rasa

Aksi Unjuk Rasa Massa FGRM di Kota Bima, Senin (17/4/2017)/ RUL


Kota Bima, Berita11.com—Puluhan pemuda yang tergabung dalam front Gerakan Rakyat Menggugat (FGRM)  menggelar aksi unjuk rasa menolak kehadiran retail nasional, Alfa Mart, Senin (17/4/2017).

Selain mengusu isu penolakan Alfa Mart, massa FGRM yang terdiri dari IMS, Pemuda Dara dan Gaperma Kota Bima ini, juga menyorot pelaksanaan proyek drainase di Kota Bima. selain itu, menyorot implementasi ideologi Pancasila dan Trisakti.

Koordinator lapangan massa, Suparman, melalui peryataan sikap FGRM menyampaikan, bahwa dua tahun lalu presiden dan wakil presiden Indonesia (Jokowi -Jk) berjanji meneguhkan kembali jalan idiologi Pancasila dan Trisakti. Bahkan visi besar mewujudkan indonesia yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian berdasarkan gotong royong. Namun janji itu belum diwujudkan secara utuh.

“Tak ubanya kepemimpinan sebelumnya, harapan-harapan yang dijanjikan tak pernah kunjung terwujud sehingga berimbas di berbagai daerah Indonesia salah satunya seperti di Kota Bima, “ sorot Suparman.

Menurut dia,  pembangunan ekonomi seharusnya menempatkan rakyat sebagai pemegang utama kedaulatan dalam mengelola perekonomian negara. Namun kini ‘jauh panggangan dari api’.

“Hal ini dibuktikan masih parahnya ekplorasi dan ekspansi modal asing secara konspirasi liar menyepakati beberapa supermasi kapital-kapital yang ada di indonesia. Apalagi persoalan di Kota Bima dalam kebijakan kekuasaan pemerintah setempat,  merencanakan dan melegalkan kehadiran Alfa Mart dan Indo Mart. Ini jelas akan merusak usaha-usaha rakyat kecil “ katanya.

Suparman  juga menyorot penanganan pasca banjir oleh Pemkot Bima  seperti masalah proyek drainase. “Rehab rekon akan dibahas dalam APBD dan APBN serta pembokaran aset negara tanpa melalui mekanisme itu sama halnya menjadi kolam mini, tumpukan sampah dan sama sekali tidak mempunyai RAB. Permasalahan pengendalian banjir, pembukaan lahan terbuka hijau dan persoalan drainase masih belum terselesaikan secara tuntas,” sorotnya.

Aksi massa FGRM yang longmarch dari Kelurahan Dara hingga kantor Pemkot Bima menimbulkan kemacetan arus lalulintas. Kondisi tersebut tak berlangsung lama setelah aparat kepolisian yang mengawal unjuk rasa mengatur lalulintas. (RUL)



No comments