Field Visit OJK Sasar Kabupaten Dompu

Iklan Semua Halaman

.

Field Visit OJK Sasar Kabupaten Dompu

Rabu, 24 Mei 2017
Field Visi OJK Menyasar Kabupaten Dompu. Foto Syahrul Berita11.com

Dompu, Berita11.com— Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggelar Program Aksi Pangan Kabupaten Dompu di aula pendopo Bupati Dompu, Selasa (23/5/2017). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari field visit OJK.

Ketua Dewan Komisioner OJK, Rahmat Waluyanto menjelasakan program aksi pangan yang telah digagas OJK sejak April 2016 lalu. Program itu pertamakali diluncurkan oleh Presiden Jokowi di Brebes Jawa Tenggah. Tujuannya bagian dari upaya akselerasi keuangan, sinergi dan Inklusi.

“Program ini menjadi sangat penting karena Presiden sudah meluncurkan strategi keuangan inklusi yang intinya bagaimana industri, OJK, Bank Indonesia bersama-sama mewujudkan dan menyediakan akses keuangan kepada masyarakat terutama berpenghasilan rendah baik di kota, terutama di daerah-daerah terpencil,” jelas Rahmat.

Menurutnya, berbagai program dan kegiatan yang telah dilaksanakan dengan baik oleh Bupati Dompu yang diukur dari dukungan jajarannya di bawah dan dukungan rakyat menunjukkan pengaruh positif, sehingga Kabupaten Dompu yang tak ada dalam perhatian nasional dan internasional  mengundang perhatian orang.

“Terus terang, seminggu yang lalu saya tidak tahu Dompu itu di mana? Tapi ternyata Dompu luar biasa,” katanya.

Rahmat mengatakan, adanya akses keuangan industri dan keuangan bersama OJK akan mendorong terciptanya produk keuangan yang cocok untuk dimanfaatkan oleh masyarakat yang ingin meningkatkan penghasilan dan taraf hidup pada sektor ekonomi produktif.

“Inilah program Nawacita yang salah satunya mulai membangun dari pinggiran salah satunya mengapa OJK merasa perlu untuk mendorong Pemda-Pemda termasuk Dompu menjadi pelopor di dalam pelaksanaan program inklusi keuangan dan memberikan akses keuangan kepada masyarakat,” papar Rahmat.

Bupati Dompu, Drs H Bambang M Yasin mengatakan, sejak tahun 2009, pemerintah mulai menggarap sektor pertanian khususnya jagung. Dari tahun ke tahun tingkat produktivitas jagung meningkat seiring fokus masyarakat melaksanakan ekstensifikasi lahan garapan. Hal itu mampu mendongkrak progres yang ingin diraih pemerintah daerah.

Diakuinya, pada sisi lain, Pemerintah Kabupaten Dompu mmeiliki visi dan misi yang jelas dan terukur mendorong kesejahteraan masyarakat. 

“Dengan misi yang seperti itu selama tujuh tahun ini Pemda Dompu melalui berbagai sektor yang kami sebut Pijar (Sapi, Jagung dan Rumput laut).Tapi dua tahun terakhir ini jagung itu sudah berubah menjadi Terpijar. Terpijar adalah tambahan tebu rakyat, jadi sekarang tebu, sapi,  jagung dan rumput laut,” papar HBY.

HBY mengatakan, empat komoditas itu menjadi sumber penggerak ekonomi masyarakat Kabupaten Dompu. Bahkan perusahaan jagung sampai menanamkan investasi mencapai Rp400 miliar dan meraih profit sampai Rp1 triliun dalam lima bulan.

“Jadi keuntunganya mencapai 300 atau 400 persen. Jadi bapak-bapak kalau ingin membiayai jagung, bapak tidak usah ragu, kreditnya pasti dan akan dikembalikan oleh rakyat," katanya.

Program aksi pangan di Kabupaten Dompu juga ditandai  penyerahan secara simbolis bantuan coorporate social resposibility  (CSR) BNI  berupa bantuan sumur bor senilai Rp 200 juta untuk  kelompok tani di Dompu dan penyerahan bantuan Jamkrindo BL berupa pembelian pupuk senilai Rp 25 juta untuk salah satu kelompok tani di Dompu.

Acara program aksi pangan di pendopo Bupati Dompu dihadiri Ketua Dewan Komisioner OJK Rahmat Waluyanto, Bupati Dompu,  Drs. H Bambang M Yasin,  bersama pejabat teras Kabupaten Dompu, Deputi Komisioner OJK Slamet Edy P dan Adie Soeset Yantoro,  perwakilan kantor OJK NTB, Yusri serta mitra dan anggota OJK yaitu BNI,  Mandiri,  BRI,  BPR pesisir dan Bank Andara. Selain itu, juga dihadiri  Direktur IJK Bank, Andara Joong Hoo,  Komisaris Utama Bank Pesisir, Hj Ir. Nurma Sari,  Direktur Bank Pesisir H Zas Ari Zainuddin SE, CR. (RUL)