Breaking News

Fron Petani Dompu Galang Sejuta Tanda Tangan untuk HBY

Sejuta Tanda Tangan Dukungan Terhadap Bupati HBY. Foto Syahrul Berita11.com

Dompu, Berita11.com— Sebanyak 20 massa Fron Petani Kabupaten Dompu menggelar aksi di depan sekretariat DPRD Kabupaten Dompu, Jumat (19/5/2017) sekira pukul 10.55 Wita. Sama dengan aksi sebelumnya di taman kota, massa  mendesak penghentian  politisasi kasus CPNS K2 dan menghimpun sejuta tanda tangan dukungan terhadap Bupati HBY.

Koordinator massa, Juliansyah mendesak seluruh pihak terkait agar tidak mengintervensi penegak hukum terkait penanganan kasus CPNS K2 Kabupaten Dompu. Karena selama ini penanganan kasus tersebut sarat unsur politik untuk menjatuhkan  kepempimpinan Bupati Dompu, Drs H Bambang M Yasin.

Juliansyah juga mendesak Polda NTB agar profesional dalam menjalankan  tugas dan tanggung jawab dalam proses kasus CPNS K2. Tidak menetapkan tersangka karena atas desakan dan intervensi dari pihak luar.

“Hari ini perlu disadari bahwa sudah banyak yang dilakukan oleh Bupati Dompu,  Drs.H Bambang M Yasin, untuk pembangunan dan kesejateraan masyarakat. Bupati Dompu adalah bupati terbaik dan prestasinya diakui oleh pemerintah propinsi, pusat termasuk Presiden RI,” kata Juliansyah saat orasi.

Menurut dia, masyarakat Dompu yang mayoritas petani merasakan langsung keutungan dan manfaat berbagai program Bupati HBY. Rezim HBY adalah rezim yang pro terhadap petani.

“Jadi sangatlah tidak sebanding kiranya ketika HBY ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus CPNS K2,” katanya.

Massa menyatakan, penetapan HBY sebagai tersangka akan mengganggu stabilitas di Kabupaten Dompu. Selain itu akan memengaruhi perekonomian masyarakat di bumi Nggahi Rawi Pahu.

Selain menggelar orasi, saat aksi massa mengusung sejumlah poster yang berisi tulisan “Selamatkan HBY selamatkan jagung”  “HBY Bupati, Petani Sejahtera”.  Beberapa jam setelah aksi tersebut, massa Fron Dewan Petani menggelar aksi serupa di taman kota Kabupaten Dompu, menggalang tanda tangan sebagai bentuk dukungan terhadap Bupati HBY. (RUL)



No comments