Breaking News

FUI Bima Gelar Aksi Damai Desak Ahok Dipenjara

Aksi FUI Bima Menuntut Ahok agar Dijatuhi Hukuman Berat. US


Kota Bima, Berita11.com— Anggota Forum Umat Islam (FUI) Bima, Jumat (5/5/2017) menggelar aksi damai menuntut Jaksa Penuntut Umum dan hakim yang menangani kasus dugaan penistaan agama oleh Ahok menjatuhkan hukum berat bagi Gubernur DKI tersebut.

Massa FUI memulai aksinya di lapangan Serasuba Kota Bima, kemudian melakukan jalan kaki melalui kompleks pasar raya Bima kemudian berbelok ke cabang Malake menuju Pengadilan Negeri (PN) Raba Bima di jalan Soekarno-Hatta.

Sepanjang jalan massa meneriakkan Allahu Akbar dan menyerukan umat Islam di Bima agar sama-sama berjuang mendesak hakim dan JPU agar menjatuhkan hukuman berat untuk Ahok.

“Kami ingatkan bapak-bapak jangan bangga dengan jabatan yang dimiliki hari ini. Itu kecil di hadapan Allah, tapi ketika agama kalian dinodai seharusnya kalian peduli,” ujar wakil massa, Ustad Mujahidul HAK.

Setelah tiba di PN Raba Bima, massa kemudian menggelar orasi beberapa menit sambil meneraikkan Allahu Akbar. Aksi massa dikawal puluhan anggota Polres Bima Kota dan Satuan Polisi Pamong Praja.
  
Beberapa menit setelah itu, Ketua PN Raba Bima, DR H Suprayitno Imam SH MH bersedia menemui massa. Amir JAS Bima, Ustad Asikin, Lc kemudian menyampaikan pernyataan sikap umat Islam Bima yaitu menolak keras tuntutan JPU yang mengajukan tuntutan ringan hukuman bagi Ahok.

Ustada Asikin meminta para hakim ynag menangani kasus Ahok agar menjatuhkan hukuman sebagaiman penista-penista sebelumnya. “Apabila pernyataan sikap ini diabaikan kami berlindung kepada Allah dari azabnya,” kata Asikin membacakan pernyataan sikap Umat Islam Bima.

Sementara, Ketua PN Raba Bima, DR H Suprayitno Imam, SH MH mengisyaratkan akan menyampaikan seluruh tuntutan massa kepada PN Jakarta.   

Setelah selesai menggelar aksi di halaman PN Raba Bima, massa FUI Bima kemudian melanjutkan orasi di halaman kantor Kejaksaan Negeri Raba Bima.  Mereka diterima Kepala Seksi Intel Kejari Raba Bima.  (US)


No comments