HBY Minta Media tak Jadi “Provokator”

Iklan Semua Halaman

.

HBY Minta Media tak Jadi “Provokator”

Selasa, 23 Mei 2017
Bupati HBY saat Diwawancarai Wartawan/ Foto Syahrul

Dompu, Berita11.com—  Setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus CPNS K2, Bupati Dompu, Drs H Bambang M Yasin, tampaknya sedikit sensitif. Ketika diwawancarai wartawan, HBY tak ingin berkomentar panjang soal statusnya dan meminta media tak menjadi provokator.

HBY juga tak ingin berkomentar soal klarifikasinya mengenai masalah seleksi CPNS K2 yang disangkakan kepadanya.  “Semuanya sudah saya serahkan kepada penasehat hukum. Jadi saya tidak ingin berkomentar apapun mengenai prersoalan itu (CPNS K2, Red),” katanya menjawab pertanyaan wartawan usai memimpin upacara Harkitnas di lapangan Beringin Dompu, Senin (22/5/2017).

Soal stabilitas Kabupaten Dompu pasca penetapan dirinya sebagai tersangka, menurutnya bergantung pemberitaan media. HBY mengaku sudah menyampaikan imbauan kepada pendukungnya maupun masyarakat umum agar tidak melakukan tindakan apapun yang dapat mengganggu stabilitas daerah.

“Kalau soal itu tergantung materi berita saudara-saudara (wartawan). Kalau ingin menjadikan koranya sebagai provokator, ya silakan. Kalau ingin menjaga stabilitas daerah ini, ya beritakan saja dengan tidak usah menilai, menjustifikasi dan mengomentari yang macam-macam. Tulis aja besar-besar, hari Ini haji Bambang menjadi inspektur upacara di Beringin Jaya,” pintanya.

Menurut HBY, jika media melaksanakan fungsinya dengan benar dengan memegang teguh kode etik jurnalistik maka tidak akan ada masalah.  “Kalau Anda berdiri di tengah- tengah, netral sesuai tugas dan fungsi jurnalis, tidak ada masalah. Pilihanya ada pada saudara- saudara sendiri. Mau menjadi provokator atau mau jadi apa,” tandasnya.

HBY pun melempar opini soal pemberitaan media. Pihaknya akan menilai setiap pemberitaan media sehingga bisa mengklasifikasi kelompok tertentu. “Tergantung Anda sendiri. Kami akan menilai tulisan Anda. Kalau Anda memberi penilaian tentang sesuatu, kami tinggal mengukur seberapa benar penilaian Anda. Ya nanti kami tinggal timbang- timbang, oh ini siapa ,” katanya.

“Tetapi orang membaca Berita anda di seluruh dunia terutama media online itu.  begitu Anda kirim satu kali dia akan menjangkau setiap pelosok dunia dan bukan pelosok Indonesia saja,” pungkasnya. (RUL)