AJI Mataram Imbau Dinas dan Seluruh Lembaga tak Berikan THR kepada Jurnalis

Iklan Semua Halaman

.

AJI Mataram Imbau Dinas dan Seluruh Lembaga tak Berikan THR kepada Jurnalis

Redaksi Berita11
Selasa, 13 Juni 2017
Ilustrasi/ Foto Inilahjambi.com

Kota Bima, Berita11.com— Aliansi Jurnalis Independen (AJI)  Mataram mengimbau seluruh dinas dan instansi di Nusa Tenggara Barat (NTB) tak memberikan amplop atau tunjangan hari raya (THR) kepada jurnalis. Imbauan ini dikeluarkan AJI Mataram melului surat resmi yang dikirim ke sejumlah instansi.

Surat imbauan AJI Mataram meminta dinas dan seluruh lembaga tak memberikan amplop atau THR untuk memastikan integritas jurnalis. Karena pemberian THR merupakan kewajiban setiap perusahaan tempat jurnalis bekerja.

Imbauan AJI Mataram tak hanya menyasar instansi di Kota Mataram. Namun juga sebagian besar instansi di Kota dan Kabupaten Bima seperti Polres Bima Kota, Polres Bima Kabupaten, Kejari, Pengadilan, Bupati, Wali Kota, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan sejumlah instansi.

Untuk memastikan imbauan ini efektif, AJI Mataram juga melaksanakan hearing dengan 
Polda NTB dan pihak Pemrov NTB. Imbauan larangan bagi setiap instansi dan lembaga agar tak memberikan THR dan amplop merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan AJI Mataram dalam upaya bagian dari mendorong integritas jurnalis dan memastikan independensi jurnalis.

Di luar itu, media hanya diperkenankan menerima pembayaran atas jasa iklan atau advetorial (liputan khusus) dari pemerintah. Tanpa embel-embel intervensi terhadap kerja jurnalis.

Imbauan agar tak memberi THR dan amplop juga bertujuan untuk membantu jurnalis dalam menaati kode etik sehingga dapat menjaga independensi. Tidak bekerja atas dasar imbalan dari narasumber.

Seperti diketahui sebelumnya, imbauan agar tak memberikan THR juga dikeluarkan oleh Dewan Pers. Bahkan dalam surat imbauan itu, Dewan Pers mengeluarkan daftar konstituen DP. (US)