Kualitas Buruk, Warga Dompu Ogah Makan Beras Bulog

Iklan Semua Halaman

.

Kualitas Buruk, Warga Dompu Ogah Makan Beras Bulog

Redaksi Berita11
Selasa, 20 Juni 2017
Kualitas Buruk, Warga Kabupaten Dompu Ogah Mengkonsumsi Rastra. RUL

Dompu, Berita11.com— Sejumlah warga Kabupaten Dompu menyorot kualitas beras program bantuan beras sejahtera (Rastra) tahun 2017. Masalahnya kualitas beras yang disalurkan oleh Bulog melalui pemerintah desa itu berwarna kehitaman, berbau dan sebagian berjamur.

Warga Desa Wawonduru Kecamatan Woja Kabupaten Dompu, Abdul Rajak mengaku kaget saat membuka beras dari Bulog yang disalurkan oleh pemerintah desa setempat. “Saat kami menerima bantuan beras ini,  kami tidak tahu kalau beras ini rusak. Ini baru kami ketahui saat tiga hari berjalan tempat ketika kami membuka karung niat memasak beras tersebut," ungkap Abdul Rajak di Dompu, Sabtu (17/6/2017) lalu.

Abdul Rajak mengungkapkan, setiap rumah tangga sasaran menerima jatah Rastra sebanyak 15 kilogram. Baras-beras itu disalurkan oleh Bulog melalui pemerintah desa kemudian dibagikan kepada warga. Hanya saja yang menjadi masalah kualitas beras yang tak layak dikonsumsi. “Kami saja kaget setelah melihat kondisi beras Rastra ini. Jangakan dimasak, dikonsumsi saja itu tidak layak,” katanya.

Abdul Rajak menyayangkan penyaluran Rastra yang tidak melalui pemeriksaan oleh petugas. Harus pihak penyalur melaksanakan pengecekan kualitas.

Informasi yang dihimpun Berita11.com, kualitas Rastra yang kehitaman, bau dan seperti berjamur juga dikeluhkan sejumlah warga di Desa Jambu Kecamatan Pajo dan sejumlah desa lain. Bahkan warga setempat sejak awal menolak menerima 960 Rastra yang disalurkan Bulog.

Sementara itu, di Kabupaten Bima sejumlah warga juga mengeluhkan kualitas Rastra yang disalurkan pihak Bulog. Bahkan warga terpaksa tidak mengkonsumsi berat tersebut dan memberikan sebagai pengganti pakan unggas.

Bagaimana respon pihak Bulog terkait keluhan ini? Pihak pimpinan gudang Bulog Sub Divre Bima  yang didatangi Berita11.com  tidak berada di tempat. “Mohon maaf pak wartawan, kepala gudang Bulog tidak ada. Beliu tidak masuk karena ini hari libur,” ujar salah satu buruh beras saat Berita11.com hendak mengkonfirmasi pimpinan gudang Dompu. (RUL)