Selama Ramadan, Warga Tetap Mengunjungi Perpustakaan Kota Bima

Iklan Semua Halaman

.

Selama Ramadan, Warga Tetap Mengunjungi Perpustakaan Kota Bima

Selasa, 13 Juni 2017
Koleksi Buku di Perpustakaan Kota Bima. Foto Anas Berita11.com


Bima, Berita11.com— Kendati aktivitas warga saat bulan suci Ramadan berkurang. Namun kunjungan pembaca di Perpustakaan Kota Bima di jalan Sukun Kelurahan Monggonao Kecamatan Mpunda Kota Bima tetap ada. Hanya saja jumlahnya menurun bila dibandingkan hari biasa.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Bima, Dra Hj Sri Ratnawati, MH mengakui angka kunjungan selama Ramadan menurun jika dibandingkan hari biasa. Hal itu karena umumnya warga termasuk pelajar dan mahasiswa sedang berkonsentrasi melaksanakan ibadah puasa.

“Memang ada penurunan, biasa kalau bulan puasa warga menurun aktivitasnya. Tapi pengunjung tetap ada. Paling banyak sampai 20 orang per hari,” ujar Hj Sri Ratnawati kepada Berita11.com di Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Bima, Jumat (9/6/2017) lalu.

Untuk memastikan kegiatan membaca selama Ramadan dapat berjalan. Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Bima juga melaksanakan program kunjungan ke sekolah.

“Turun ke sekolah, ada yang pake mobil Perpus keliling, ada yang pake roda tiga. Mungkin karena bulan puasa, anak-anak itu nggak sempat mendatangi perpustakaan. Jadi kita coba datangi untuk mendekatkan pelayanan,” ujar Sri Ratnawati.

Kegiatan visitasi juga sekaligus membenahi kekurangan layanan perpustakaan sekolah. Hingga saat ini masih banyak perpustakaan sekolah yang harus dibenahi dan ditata, terutama terkait administrasi.

“Rata-rata perpusatakaan sekolah masih perlu dibenahi. Karena rata-rata di sekolah itu belum mendapatkan ilmu bagaimana mengelola perpusatakaan dengan baik, yang gbenar sesuai aturan. Makanya begitu kita mau melakukan Bimtek mereka antusias,” katanya.

Hj Sri Ratnawati berharap ada sinkronisasi antara Dinas Pendidikan Dasar, Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora) Kota Bima dengan Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Bima. misalnya terkait peningkatan kualitas layanan perpustakaan sekolah seperti pengadaan buku maupun pelaksanaan lomba pengelolaan perpustakaan sekolah.

“Ke depan perlu ada sinkronisasi antara Dinas Perpustakaan dengan Dinas Dikpora. Saat rapat provinsi dan nasional kita sudah usul agar ada sinkronisasi seperti pengadaan buku itu bagiamana terkoordinir dengan baik, sebaiknya satu pintu di Dinas Perpustakaan,” ujar Sri Ratnawati. (US/*)