Breaking News

Cermati Polemik Perpu Ormas, LSKA NTB Gelar Dialog Kebangsaan

Ilustrasi/ Foto NU.or.id


Sumbawa, Berita11.com—Penerbitan Perppu Nomor 2 Tahun 2017 awal Juli lalu terus menuai polemik. Bagi sebagian pihak, Perppu tersebut dibutuhkan sebagai garis demarkasi Ormas agar tetap berada dalam idiologi Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Namun bagi sebagian Ormas ada yang menafsirkan Perppu Ormas sebagai ancaman karena dirasa akan dijadikan alat untuk memberangus kebebasan berserikat kelompok masyarakat yang bertentangan dengan Pancasila.

Sementara itu, pada berbagai kesempatan, Menkopolhukam, Wiranto, menjelaskan, ada kegentingan yang mendesak hingga diterbitkannya Perppu Ormas itu. Banyak Ormas yang yang menuangkan azaz Pancasila dalam AD ART organisasi, namun pada sisi prakteknya ternyata  menyebarkan idiologi lain.

Kini, di sejumlah daerah pun mulai bergolak dengan aksi pro dan kontra tentang Perppu Ormas, demikian juga dengan di NTB dan khususnya di Pulau Sumbawa pada umumnya.

Mencermati polemik yang ada, Lembaga Studi Konflik dan Advokasi (LSKA) NTB berencana akan menggelar  dialog kebangsaan terkait penerbitan Perppu Ormas. Kegiatan  akan dihelat di Hotel IFA Kabupaten Sumbawa Barat, Sabtu(29/7/2017).

Sekjend LSKA NTB Imam Taufik, S.Pd,  menjelaskan, kegiatan dialog kebangsaan itu rencananya akan mengundang 100 peserta yang terdiri dari tokoh agama, tokoh masyarakat, unsur pemerintah dan utusan  Ormas yang ada di KSB.

Dialog kebangsaan mengusung tema  Revitalisasi Peran Ormas Dalam Menjaga Keutuhan NKRI Melalui Perppu Nomor 2 tahun  2017. “Rencananya dialog yang akan dihelat mulai pukul 08.00 WITA dan akan dihadiri oleh empat orang narasumber, yaitu dari perwakilan pemerintah, perwakilan Ormas, akademisi dan MUI,”  jelas Imam.

Lebih lanjut Imam berharap kegiatan diskusi  yang akan diselenggarakan itu, mampu menghasilkan satu pemahaman tentang pentingnya menjaga idiologi Pancasila sebagai dasar negara.

“Karena Pancasila merupakan dasar negara yang menjadi pondasi bangunan kebangsaan kita,” tandasnya. (ST/*)

No comments