Breaking News

Festival Tanjung Langgudu akan Memeriahkan Iven Lokal Pariwisata Kabupaten Bima

Keindahan Teluk Waworada dari Atas Tanjakan Jalan Raya Menuju Kecamatan Langgudu.

Bima, Berita11.com— Berbagai iven lokal pariwisata gencar digelar di Kabupaten Bima dua pekan terakhir mulai dari Festival Sangiang di Kecamatan Wera, Parade Rimpu dan Katente Tembe di Kecamatan Sape. Iven lokal juga digelar masyarakat yaitu Festival Tanjung Langgudu Kecamatan Langgudu.

Sesuai jadwal yang sudah ditetapkan panitia, kegiatan akan dilaksanakan 10-13 Agustus 2017 mendatang. Festival Tanjung Langgudu muncul dari gagasan Mahasiswa Bima Makasal asal Kecamatan Langgudu.

Rencana Festival Tanjung Langgudu didukung oleh Bupati Bima, Hj Indah Dhamayanti Putri (IDP). Bupati menyambut gembira rencana festival itu.

“Saya akan mendukung setiap kreativitas dan inovasi masyarakat untuk mengangkat dan mempromosikan potensi alam, budaya maupun pariwisata daerah. Potensi di Teluk Waworada cukup banyak dan perlu dilakukan penggalian dan promosi potensinya,”  ujar Bupati IDP seperti dikutip Kabag Humas dan Protokol Setda Kabupaten Bima, Armin Farid, S.Sos.

Bupati IDP meminta panitia Festival Tanjung Langgudu agar memastikan kemeriahan festival dengan berbagai kegiatan. Kendati sebagian kegiatan dilaksanakan di seberang Teluk Karampi.

Untuk memastikan kegiatan berlangsung sesuai rencana, panitia Festivl Tanjung Langgudu telah melaksanakan audiensi dengan Bupati Bima, Hj Indah Dhamayanti Putri di kantor Pemkab Bima, Selasa (25/7/2017) lalu.

Panitia Festival Tanjung Langgudu, Rudini menyebut, berbagai kegiatan akan dilaksanakan saat festival seperti seminar ekonomi. Salah satu tujuanya sebagai bentuk pengembangan, pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES). Kegiatan ekonomi kreatif yang dibahas meliputi pemanfaatan sumber daya alam, petani, nelayan, peternak dan semua jenis pariwisata budaya yang ada di Kecamatan Langgudu.

Berbagai pergelaran seni dan lomba juga akan memeriahkan selama festival berlangsung yaitu  seminar budaya lomba boe katongga dan olo, lomba rimpu Mbojo, hadrah rebana dan mpa’a Gantao. Khusus untuk kegiatan pentas kesenian, panitia menggandeng Komunitas Budaya Majelis Kebudayaan Mbojo (Makembo). (AN)

No comments