Breaking News

Kemenko PMK Ukur Implementasi SIDeka dan Kapasitas Perangkat Desa Leu

Monitoring dan Evaluasi Tim Kemenko PMK di Desa Leu Kecamatan Bolo Kabupaten Bima


Bima, Berita11.com— Tim Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) memonitor dan mengevaluasi praktik penggunaan instrumen Sistim Informasi Desa dan Kawasan (SIDeka) Desa Leu Kecamatan Bolo Kabupaten Bima sekaligus mengukur kapasitas perangkat desa dalam mengimplementasikannya.

Kunjungan lapangan tim Kemenko PMK difokuskan di kantor Desa Leu, Selasa (12/7/2017) membahas sejauhmana pemanfaatan dan pemahaman program penguatan perangkat desa terkait implementasi Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa yang pro poor dan inklusif melalui sistem informasi desa terintegrasi.

Program tersebut merupakan hasil kerjasama Kemenko PMK, Freiderich-Ebert-Stiftung (FES), Seknas FITRA dan Prakarsa Desa tahun 2015-2016 yang dilaksanakan tiga kabupaten di Indonesia. Khusus desa di Kabupaten Bima, program juga didukung Solidaritas Untuk Demokrasi (Solud). Dua desa yang disasar di Kabupaten Bima yaitu, Desa Leu Kecamatan Bolo dan Desa Sari Kecamatan Sape.

Selain itu, monitoring dan evaluasi dimaksudkan untuk mengidentifikasi perubahan desa secara personal maupun kelembagaan dan tingkat pemanfaatan keberadaan sistem informasi di Desa Leu.

Dalam kesempatan itu, Pemerintah Desa Leu memaparkan berbagai aspek terkait keberadaan SIDeka dan menanggapi beberapa pertanyaan dari tim Kemenko PMK. Di antaranya, mengenai pemanfaatan website desa, peran aparatur desa serta keterlibatan masyarakat. Termasuk di dalamnya metode dan proses penyajian data yang dilaksanakan pemerintah desa.

Sebanyak 24 orang rombongan tim Kemenko PMK  yang terdiri dari beberapa perwakilan kementerian dan lembaga terkait seperti, Kementerian Sekretaris Negara, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Luar Negeri RI, FES Indonesia Jakarta, Seknas FITRA Jakarta, dan Bina Desa Jakarta hadir di kegiatan.

Sebelum kunjungan di Desa Leu, tim Kemenko PMK telah memberikan workshop penguatan aparatur desa dan on job training (OJT) di Kabupaten Bima, dengan tujuan menekankan aspek afektif dan kognitif peserta terutama peningkatan wawasan tentang asas dan prinsip undang-undang desa pada aspek rekognisi dan subsidiaritas, kewenangan desa, proses perencanaan dan penganggaran desa serta identifikasi pengembangan dan urgensi media informasi desa. (ID)



Ralat:  Terjadi kesalahan penulisan pada paragraf keenam berita berjudul: Kemenko PMK Ukur Implementasi SIDeka dan Kapasitas Perangkat Desa. Tertulis Bina Desa Jakarta, dst. Seharusnya Prakarsa Desa. Demikian perbaikan kami. Redaksi.


No comments